Dongkrak Bisnis Perumahan, Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kenalkan BSI Griya Mabrur
:
0
EmitenNews.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) atau (BRIS) makin intensif menggarap target market pembiayaan konsumer salah satunya melalui BSI Griya Mabrur. Di mana konsumen dapat menikmati inovasi produk pembiayaan kepemilikan rumah sesuai prinsip syariah dan memperoleh kesempatan berhaji melalui privilege porsi haji melalui BSI Griya Mabrur.
"BSI terus melakukan inovasi produk layanan untuk nasabah. Dengan BSI Griya Mabrur nasabah mendapatkan manfaat lebih, memiliki memiliki rumah sekaligus mendapatkan hadiah langsung tabungan haji untuk pendaftaran porsi haji," jelas SEVP Consumer BSI Wawan Setiawan.
BSI Griya Mabrur memberikan hadiah langsung tabungan haji bagi nasabah yang lancar pembayaran angsuran KPR selama 2 tahun. BSI Griya Mabrur menyasar target market rumah dengan harga Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar di kota penyangga atau kota sub urban. Hal ini tentu semakin memantapkan BSI dalam memperkuat segmen pembiayaan konsumer khususnya griya. Karena segmen tersebut adalah salah satu portofolio yang terbukti resilience dan mampu meningkatkan profit dengan kualitas pembiayaan yang baik.
Melalui produk consumer tersebut, BSI ingin mengoptimalkan potensi pasar properti yang diproyeksikan akan bertumbuh tahun ini. Menurut data Real Estate Indonesia (REI) penjualan rumah pada 2022 diprediksi naik 10%-15% dibandingkan dengan capaian pada 2021. Terutama untuk kelas menengah - bawah, dengan harga hingga Rp1,2 miliar per unit.
Adapun spesifikasi rumah kelas menengah . bawah yang dimaksud terutama berlokasi di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Dengan kisaran luas tanah hingga 100 meter persegi atau luas bangunan hingga 160 meter persegi. Rumah dengan spesifikasi tersebut skitar 60%-70% penjualannya didominasi pembeli rumah pertama atau untuk memenuhi kebutuhan pokok. Setelah itu baru untuk upgrade dari rumah lama, atau untuk keperluan investasi.
Related News
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026
Pengendali BMAS Fasilitasi Kredit Nyaris Rp5T, Telisik Realisasinya!





