Dorong Peningkatan Kualitas Kopi Lampung, PTBA Serahkan Bantuan Mesin Pengolah
:
0
Direktur SDM PTBA Suherman menyerahkan langsung mesin sangrai dan grinder kopi buatan UKM lokal tersebut kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada Kamis (13/4/2023). dok. Pemprov Lampung.
EmitenNews.com - Ikut mendorong peningkatan kualitas kopi Lampung, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Pelabuhan Tarahan memberikan bantuan berupa 30 unit mesin sangrai dan grinder kopi. Selama ini Lampung dikenal sebagai salah satu provinsi penghasil kopi jenis Robusta yang diminati para penikmat kopi. Memiliki rasa pahit yang khas, Kopi Robusta Lampung merupakan pendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam keterangannya yang dikutip Selasa (18/4/2023), Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PTBA Suherman, mengungkapkan bantuan ini merupakan kontribusi perseroan untuk mendukung Program Lampung Berjaya. Ia berharap Kopi Robusta Lampung dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas, serta meningkatkan kesejahteraan produsen Kopi Lampung dan masyarakat daerah secara umum.
Suherman menyerahkan langsung mesin sangrai dan grinder kopi buatan UKM lokal tersebut kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada Kamis (13/4/2023). Bantuan diberikan untuk mendorong peningkatan kualitas produk dan kesejahteraan produsen Kopi Robusta Lampung.
"PTBA berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta memberi manfaat bagi sekitar," ujar Suherman.
PTBA mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan tersebut, sejalan dengan Noble Purpose (Tujuan Mulia) PTBA sebagai anggota Grup MIND ID. Yaitu menambang untuk membangun peradaban, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan yang lebih baik (We explore natural resources for civilization, prosperity, and brighter future).
Related News
Gubernur Khofifah Puji Fungsi Intermediasi Bank Jatim, Ayo Cek Datanya
Kunjungan Wisman Melonjak, Tetapi Kok Industri Hotel Mengeluh?
Yield Obligasi 10 Tahun AS dan Australia Bertahan di Bawah 5 Persen
Harga Emas Antam Naik Lagi Rp17.000 per Gram
Saham-Saham di AS Ditutup Menguat Karena Harapan Konflik Mereda
Tekanan Hantui Nilai Tukar Rupiah, Potensi Melemah hingga Rp17.420





