DPR Kaji Batas Defisit APBN lebih 3 Persen, Simak Implikasinya
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - Aji Emitennews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,40 persen menjadi 6.462. Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level 6.400, dan indikator Stochastic RSI membentuk golden cross di area oversold. So, diperkirakan IHSG bergerak cenderung menguat.
Sepanjang perdagangan Jumat, 18 September 2026, IHSG akan menguji level support 6.500, dan posisi resistance 6.550. Koreksi harga minyak diperkirakan menjadi faktor positif. Di sisi lain, DPR menilai batasan defisit APBN 3 persen dari PDB perlu dikaji kembali. Maklum, saat ini DPR tengah merevisi UU Keuangan Negara.
Salah satu bahasan yaitu batas defisit APBN. Selama ini, Pemerintah mengacu UU no.17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara dalam menjalankan pengelolaan keuangan negara. Di mana, disebutkan defisit APBN dibatasi maksimal 3 persen dari PDB. Kalau batas defisit dinaikkan dari level 3 persen PDB, maka dampak positif mungkin terjadi dapat memberi fleksibilitas dalam membiayai program-program pemerintah.
Namun, risiko perlu diperhatikan. Di antaranya potensi kenaikan utang, dan beban bunga Pemerintah untuk membiayai tambahan defisit tersebut. Pasalnya, kondisi itu dapat berdampak pada penyerapan surat berharga negara (SBN), dan obligasi korporasi yang diterbitkan swasta berkurang.
Selain itu, investor global, dan lembaga pemeringkat internasional dapat menganggap disiplin fiskal Indonesia melemah sehingga berpotensi memicu penurunan peringkat kredit, capital outflow, dan pelemahan Rupiah. Sebelumnya Indonesia pernah menaikkan batas defisit APBN di atas 3 persen PDB, namun karena keadaan luar biasa yaitu pada pandemi Covid-19 edisi 2020-2022.
Rata-rata defisit fiskal negara ASEAN di kisaran 3,0-4,2 persen dari PDB pada 2026. Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Yaitu, Bayan Resources (BYAN), Dian Swastatika (DSSA), Petrindo (CUAN), Alamteri (ADRO), Petrosea (PTRO), dan Adaro Mineral (ADMR). (*)
Related News
10 Orang Terkaya RI Terbaru, Prajogo Nomor Satu, Ada Nama H Isam?
Jumat Pagi Ceria, IHSG Dibuka Menghijau 0,73% Tembus Tembok 6.500
IHSG Kian Kinclong, Serok Saham PTBA, CUAN, ADRO, dan ERAA
IHSG Rebound 0,40 Persen, Pasar Kini Cermati FTSE dan BYAN
Usai Proyek LNG, RI Jajaki Bangun Pabrik Pulp di Kanada
IHSG Masih Volatil 3 Bulan Ke Depan, Mengapa?





