DRMA Hadirkan Sarana Penyimpanan Energi Multifungsi di GIIAS 2026
:
0
Pengurus Dharma kala memperkenalkan produk baru penyimpanan energi di rumah lebih optimal. FOTO - Dok DRMA
EmitenNews.com - PT Dharma Polimetal (DRMA) memperkenalkan produk baru All-in-One Battery Energy Storage System (BESS), sebuah sarana penyimpanan energy multifungsi pada GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2026.
“Didesain sebagai solusi penyimpanan energi dapat diandalkan, efisien dan berkelanjutan, BESS diproduksi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di perumahan, perbelanjaan, maupun industri. Terlebih untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan kendaraan listrik,” kata Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso.
Produk itu, memiliki keunggulan optimal. Mudah dipasang, tahan lama, dan bisa dihubungkan dengan tenaga surya. Oleh karena itu, penggunaan BESS dengan memanfaatkan energi bersih tersebut akan memangkas biaya yang dikeluarkan pengguna. Kehadiran BESS merupakan bagian dari upaya DRMA melengkapi ekosistem bisnis kelistrikan sedang dikembangkan.
DRMA optimistis, BESS akan menjadi salah satu teknologi strategis pendukung transformasi sektor energi Indonesia. Karena BESS tidak hanya berfungsi sebagai cadangan daya (backup power), tetapi juga menjadi enabler dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan, serta memperluas akses energi bagi masyarakat.
Perseroan berharap, pengembangan BESS akan dapat mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah melalui penguatan industri manufaktur dalam negeri, peningkatan kandungan lokal (TKDN), dan pengembangan rantai pasok nasional. “Tidak berlebihan kiranya kalau kami melihat bahwa BESS akan memiliki peran untuk ekosistem kendaraan listrik di masa depan,” tutup Irianto. (*)
Related News
Ini Top Losers Sepekan, SAFE hingga MNC Group, Cek!
Dampak 87 Saham Bebas Pemantauan Khusus Bagi Bursa & Investor
10 Saham Top Gainers Sepekan, FORU hingga TRUK Masuk!
IHSG Merosot 3,09% Sepekan, Kapitalisasi Bursa Turun 3,20%, Kenapa?
Jelang Rp1 Berlaku, IHSG Pekan Depan Masih Volatil, Uji 6.300
IHSG Melemah 0,9 Persen di Akhir Pekan, 3 Big Banks Topang Transaksi





