EmitenNews.com - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) hingga kuartal III-2023 mencatatkan laba bersih Rp1,181 triliun atau turun 22,5 persen dibanding periode yang sama tahun 2022 yang masih mencapai nilai Rp1,524 triliun. Sehingga, laba per saham dasar turun ke Rp64 per lembar dari Rp82 per helai pada periode yang sama tahun 2022.

 

Laporan keuangan kuartal III - 2023 yang dipublikasikan pada Rabu (1/11) emiten properti tersebut menyebutkan penurunan laba itu dipicu turunnya , pendapatan bersih yang mencapai 8,8  persen secara tahunan menjadi Rp6,589 triliun pada akhir September 2023. 

 

Dari penjualan kaveling, rumah hunian dan ruko anjlok 17,4 persen sisa Rp4,205 triliun. Selain itu, penjualan kantor menyusut 6,4 persen menjadi Rp378,6 miliar. Lalu, pendapatan jasa pelayanan kesehatan terkikis 1,9 persen menjadi Rp406,95 miliar.

 

Namun penjualan rumah susun naik 36,3 persen secara tahunan menjadi Rp499,64 miliar pada akhir September 2023.  Senada, pendapatan jasa pusat niaga dan kawasan komersial tumbuh 13,7 persen menjadi Rp488,41 miliar.

 

Meski beban pokok penjualan dan beban langsung dapat ditekan 3,7 persen secara tahunan  menjadi Rp3,468 triliun pada akhir September 2023. Tapi laba kotor tetap merosot 13,8 persen  menjadi Rp3,12 triliun.  

 

Sementara itu, jumlah kewajiban berkurang 1,5 persen  dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp20,697 triliun pada akhir September 2023.  

 

Pada sisi lain, total ekuitas bertambah 4,3 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp21,936 triliun pada akhir kuartal III 2023.