EmitenNews.com - ABBM Investama (ABMM) sepanjang 2025 mengemas laba USD70,61 juta. Drop 49,33 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi labba USD139,36 juta. Menyusul hasil itu, laba per saham dasar emiten kebanggaan Lo Kheng Hong tersebut turun ke level USD0,02565 dari USD0,05062. 

Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD1,04 miliar, susut 13,33 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD1,2 miliar. Beban pokok pendapatan USD934,49 juta, mengalami penyusutan dari akhir tahun 2024 sebesar USD1,07 miliar. Laba kotor USD103,67 juta, anjlok dari USD131,19 juta.

Beban penjualan distribbusi USD2,18 juta, susut dari USD3,81 juta. Beban umum dan administrasi USD58,37 juta, bengkak dari USD53,07 juta. Pendapatan lainnya USD20,23 juta, terkoreksi USD33,55 juta. Laba usaha USD63,35 juta, melorot dari USD107,85 juta. Bagian atas laba entitas asosiasi USD84,67 juta, turun dari USD151,37 juta.

Pendapatan dividen USD650, turun dari USD831,45 ribu. Pendapatan keuangan USD4,38 juta, susut dari USD4,55 juta. Biaya keuangan USD76,55 juta, berkurang dari USD109,8 juta. Laba tahun berjalan tercatat sebesar USD70,48 juta, mengalami penyusutan dari edisi sama tahun sebbelumnya USD139,34 juta. 

Total ekuitas terakumulasi senilai USD880,42 juta, melonjak dari akhir 2024 sebesar USD847,25 juta. Jumlah liabilitas USD1,17 miliar, menciut dari akhir tahun sebelumnya USD1,24 miliar. Total aset terkumpul USD2,05 miliar, turun tipis dari USD2,09 miliar. (*)