Drop 60 Persen, Laba Surya Media (SCMA) 2023 Sisa Rp334 Miliar
SEPI - Gedung SCTV entitas Surya Citra Media tampak dari bagian depan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Surya Citra Media (SCMA) per 31 Desember 2023 membukukan laba bersih Rp334,60 miliar. Terpangkas 60 persen dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp846,36 miliar. Laba per saham dasar terjun bebas ke posisi Rp5,29 dari edisi sama sebelumnya Rp13,39.
Pendapatan bersih Rp6,51 triliun, terpotong 8,69 persen dari periode sebelumnya Rp7,13 triliun. Beban program dan siaran Rp4,32 triliun, susut dari sebelumnya Rp4,43 triliun. Beban usaha tercatat Rp1,84 triliun, bengkak dari Rp1,78 triliun. Pendapatan operasi lainnya Rp96,94 miliar, turun dari sebelumnya Rp224,95 miliar.
Beban operasi lainnya Rp96,02 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp41,07 miliar. Laba usaha Rp399,02 miliar, menukik 70 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp1,10 triliun. Pendapatan keuangan Rp95,62 miliar, melesat dari sebelumnya Rp37,15 miliar. Bagian rugi dari entitas asosiasi Rp3,68 miliar, turun dari Rp3,86 miliar.
Beban keuangan Rp11,96 miliar, susut dari sebelumnya Rp39,79 miliar. Laba sebelum beban pajak penghasilan Rp418,99 miliar, anjlok dari edisi sama tahun sebelumnya Rp1,09 triliun. Beban pajak penghasilan bersih Rp263,13 miliar, berkurang signifikan dari Rp415,45 miliar. Laba tahun berjalan Rp155,86 miliar, anjlok dari Rp679,87 miliar.
Total ekuitas tercatat Rp8,48 triliun, merosot dari akhir 2022 senilai Rp8,70 triliun. Jumlah liabilitas terakumulasi sebesar Rp2,56 triliun, membengkak dari edisi akhir tahun sebelumnya senilai Rp2,36 triliun. Total aset tercatat Rp11,05 triliun, susut dari akhir tahun sebelumnya Rp11,07 triliun. (*)
Related News
Emiten Gocap GRPH Ungkap Aksi Divestasi Saham Pengendali
Dua Hari Beruntun, Pengendali WINR Lepas Ratusan Juta Saham Rp6,19M
Bank BJB Tawarkan Obligasi Rp932 Miliar, Bunga Hingga 6,25 Persen
Kepepet Utang! BAJA Minta Izin Rights Issue 1 Miliar Saham Baru
Pemegang Saham ATIC Setujui Right Issue, Terima Pengunduran Diri Jonan
KKGI Defisit 93 Persen Laba Bersih di 2025, Tersisa USD2,42 Juta





