Dua Kali Gagal, Kawasan Industri Jababeka (KIJA) Minta Restu Lagi Refinancing Utang
:
0
EmitenNews.com - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) akan kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ke tiga untuk meminta restu kepada pemegang sahamnya atas rencana pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) dalam rangka refinancing atas surat utang global yang akan jatuh tempo pada 2023.
Agenda tersebut akan merupakan satu-satunya yang akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya akan digelar pada Rabu, 23 Februari 2022. Rapat ini kali ketiga dari rapat sebelumnya yang tidak tercapai kuorum.
"Rapat akan digelar pada pukul 10:00 WIB, di President Lounge, Menara batavia Latai Dasar, Jl. K.H. Mas Mansyur Ka.126, Jakarta,"tulis Manajemen KIJA dalam pengumuman resminya hari ini, Kamis (3/2).
Seperti diketahui, Perseroan memang berniat melakukan refinancing atas surat utang global senilai US$300 juta yang akan jatuh tempo pada 2023.
Dalam aksi korporasinya, Perseroan berencana menerbitkan Surat Utang Baru melalui entitas anak yakni Jababeka International B.V., (JIBV) maksimal sebanyak USD350 juta. Surat Utang Baru akan dijamin dengan jaminan perusahaan oleh Perseroan dan/atau Entitas Anak Penjamin.
Related News
Jababeka (KIJA) dari Kawasan Industri ke Ekosistem Entrepreneur
Tambah Modal Simas Bank Timor Leste, SMMA Perkuat Operasional
BLOG Sudah Pakai Semua Dana IPO, Terbesar Rp92M Simpan Sini Aja
Perluas Akses Nasabah, BNI (BBNI) Pasarkan SBR015 Lewat wondr by BNI
Pembiayaan BSI (BRIS) Tumbuh Lebih Agresif, Capai Rp344 Triliun
Dirut Intikeramik (IKAI) Perdana Borong 5 Juta Saham, Saham Ikut Naik





