Dua Pekan Digembok, Ini Alasan BEI Buka Lagi Perdagangan Saham KAEF
:
0
Potret Pekerja dari Emiten Kimia Farma (KAEF) dalam Laboratorium. FOTO - ISTIMEWA.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencopot status suspensi perdagangan saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Saham KAEF kembali berlaku diperdagangkan mulai sesi pra-pembukaan pada Jumat (11/7).
Menurut Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Kimia Farma telah menunaikan seluruh kewajiban yang sebelumnya menjadi dasar penghentian perdagangan efek.
“Telah dipenuhinya seluruh kewajiban PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang menjadi penyebab suspensi, serta tidak adanya kondisi lain yang dapat memperpanjang suspensi, maka Bursa mencabut suspensi efek KAEF,” ujar Teuku dalam keterangan resmi yang terbit Kamis (10/7).
Sebagai informasi, BEI juga telah menetapkan pemberian notasi khusus bertanda "L" atas keterlambatannya menyerahkan laporan keuangan dan juga "Y" berkaitan dengan molornya penggelaran RUPST yang seharusnya dilakukan selama 6 bulan sejak tahun buku berakhir.
Informasi mengenai pantauan harga KAEF setelah pembukaan suspensi ini Jumat (11/7), KAEF terpantau anjlok 70 poin atau setara 10,37% di level harga Rp605 dari harga opening sebelumnya yakni, Rp675.
BEI juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan, termasuk investor dan pelaku pasar, untuk tetap memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan secara berkala guna menjaga transparansi dan akuntabilitas di pasar modal.
Sebelumnya, BEI mengumumkan menghentikan sementara perdagangan saham KAEF melalui surat nomor Peng-SPT-00004/BEI.PLP/06-2025 tanggal 30 Juni 2025.
Sanksi ini diberikan karena KAEF saat itu belum menyampaikan laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2024.
Namun setelah KAEF memenuhi kewajiban tersebut, BEI mencabut suspensi sebagaimana diumumkan dalam Pengumuman BEI Nomor Peng-UPT-00012/BEI.PLP/07-2025 tanggal 11 Juli 2025.
Pencabutan suspensi saham KAEF berlaku terhitung sejak pra-pembukaan perdagangan pada hari Jumat, 11 Juli 2025.
Related News
Sisa Dana IPO Rp3 Miliar, Emiten Voucher (DIVA) Parkirkan di BCA
Emiten Hapsoro (BUVA) Kucurkan Pinjaman Tambahan Rp22M ke Anak Usaha
Menengok Taktik Emiten SCNP Penuhi Free Float 15 Persen
BMRI–PSAB Bersiap Cum Dividen 15 September, BBCA–CMRY Cair Pekan Ini!
Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, BTN (BBTN) Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
GRIA Absen Dividen hingga Hapus Jabatan Direktur Pemasaran, Ada Apa?





