Duo Bank Ini Suntik NICE Rp200 Miliar, Simak Detailnya
Pengurus NICE kala menilik dari deket perdagangan saham perdana perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Adhi Kartiko Pratama (NICE) mendapat suntikan kredit Rp200 miliar. Fasilitas tersebut mengalir dari Bank UOB, dan Bank KB Indonesia (BBKP). Transaksi perolehan pinjaman itu, telah diteken pada 4 dan 6 Februari 2026.
Fasilitas pertama Rp100 miliar mengucur dari Bank UOB. Pinjaman itu dibekali suku bunga COF+ 1 persen per tahun dengan durasi 12 bulan. Lalu, fasilitas kedua sejumlah Rp100 miliar menggelinding dari Bank KB Indonesia.
Pinjaman dari Bank KB dikenai suku bunga compounded tiga bulan Indonia ditambah 1,8 persen. Pinjaman tersebut berjangka waktu sampai dengan 6 Januari 2027. ”Fasilitas pinjaman untuk penguatan modal,” tegas Yeon Ho Choi, Direktur Adhi Kartiko Pratama.
Mengacu ketentuan Pasal 11 POJK 17/2020, dalam hal perusahaan menerima pinjaman secara langsung dari bank, dikecualikan atas kewajiban penggunaan penilai dan memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Selanjutnya, berdasar penelaahan yang dilakukan perseroan, tidak terdapat dampak material terhadap kondisi keuangan perusahaan atas diterimanya fasilitas kredit tersebut. ”Operasional perseroan tetap berjalan seperti biasa,” imbuhnya. (*)
Related News
Sudahi 2025, Laba BLUE Terpangkas 11,48 Persen
Lanjut! Samuel Sekuritas Timbun Saham FILM Rp1,24 Triliun
Agresif! Pengendali Kembali Gulung Saham INET Rp57,55 Miliar
Emiten Galangan Kapal (LEAD) Perpanjang Jatuh Tempo Kredit USD16 Juta
Asia Intrainvesta Lepas 125 Juta Saham NAYZ, Raup Rp2,94 Miliar
Jeong Hyuk Lee Mundur sebagai Presiden Komisaris BPFI





