EmitenNews.com - Direksi Bank Tabungan Negara mengeksekusi right issue BBTN senilai Rp3,6 miliar. Itu dengan menjala 3,05 juta lembar pada harga Rp1.200 per eksemplar. Transaksi telah dilakukan pada 28 Desember 2022 hingga 10 Januari 2023.


Aksi pembelian itu, dipimpin langsung oleh direktur utama BTN Haru Koesmahargyo. Ya, Haru memborong 99 ribu lembar senilai Rp118,8 juta. Dengan begitu, Haru kini menguasai saham BTN sebanyak 403.600 helai dari 304.600 lembar. Lalu, Nixon L. Napitupulu ikut menyerok 754.700 lembar Rp905,64 juta. Sebagai wakil direktur utama, kini Nixon mengapling saham BTN 3,23 juta lembar dari 2,48 juta eksemplar.


Selanjutnya, Nofry Rony Poetra Direktur Finance, mengeksekusi 533.422 lembar sejumlah Rp640,1 juta. Saat ini, Nofry mengoleksi saham BTN 1,56 juta lembar dari 1,03 juta helai. Berikutnya, Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management, menjalan 189 ribu lembar senilai Rp226,8 juta. So, Elisabeth kini mempunyai 770.200 lembar dari 581.200.


Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance, and Legal, memborong 222.964 lembar sejumlah Rp267,55 juta. Jadi, kini Eko mentabulasi 908.964 saham BTN helai dari 686.000 lembar. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management, membeli 381.800 helai sejumlah Rp458,16 juta. Jadi, Setiyo kini mempunyai 929.700 saham BTN dari 547.900 helai.


Jasmin, Direktur Distribution and Funding, menjala 462.630 helai sejumlah Rp555,15 juta. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital, membeli 210.861 lembar senilai Rp253,03 juta. Dan,  Hirwandi Gafar Direktur Consumer, membeli 196.414 lembar Rp235,69 juta. ”Transaksi untuk pemenuhan hak memesan efek terlebih dahulu dengan status kepemilikan langsung,” tulis Arman Setiadi, Reporting & Community Development Department Head BTN. (*)