PIPA Minta Restu Ubah Nama, Domisili hingga Right Issue
:
0
Manajemen baru Multi Makmur Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Emiten produsen pipa PVC, Multi Makmur Lemindo (PIPA), bersiap menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Hajatan akbar itu, untuk meminta restu pemegang saham soal serangkaian aksi korporasi strategis. Salah satu agenda utama, penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.
Berdasar keterbukaan informasi perusahaan, dalam agenda RUPSLB, manajemen PIPA akan meminta persetujuan untuk pemberian kuasa kepada direksi dalam pelaksanaan right issue. Langkah ini sejalan rencana PIPA untuk memperkuat struktur permodalan, dan mendanai ekspansi bisnis di masa mendatang.
Selain right issue, PIPA juga mengusulkan adanya peningkatan modal dasar. Aksi itu, menandakan ambisi perusahaan untuk meningkatkan skala usaha di tengah persaingan industri bahan bangunan, dan infrastruktur makin kompetitif. Tidak hanya fokus pada penguatan modal, PIPA tampaknya tengah menyiapkan transformasi identitas perusahaan.
Dalam mata acara RUPSLB, ada agenda persetujuan perubahan nama, perubahan kedudukan, dan alamat lengkap kantor pusat perseroan. Langkah rebranding dan relokasi itu, biasanya dilakukan emiten untuk menyesuaikan arah strategis baru atau mencerminkan perubahan struktur kependalian setelah masuknya investor strategis.
Laporan Tahunan 2025 Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), agenda akan fokus pada pertanggungjawaban kinerja keuangan tahun buku berakhir pada 31 Desember 2025. PIPA juga akan menentukan penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2025, apakah akan dialokasikan sebagai dividen, cadangan wajib, atau laba ditahan untuk memperkuat modal kerja.
Selain itu, pemegang saham akan diminta untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) guna mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, menetapkan honorarium bagi anggota dewan komisaris, dan direksi. Hingga berita ini diturunkan, manajemen belum merinci secara detail target dana yang ingin dihimpun dari aksi right issue tersebut maupun calon pembeli siaga yang akan masuk.
Investor kini menantikan hasil keputusan rapat yang diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga saham PIPA di lantai bursa. (*)
Related News
MGLV Akuisisi 2 Anak Usaha Nextier Lewat PPJB Saham dan Piutang
LTLS Menggugat, 5 dari 7 Aset Lautan Luas Resmi Dikembalikan
Pengendali Borong 160 Juta Saham SQMI Senilai Rp6,24M, Harga Terkerek!
Mulai 6 Juli, TRIS Rencana Buyback Saham Rp15 Miliar
Dividen SGRO Capai Rp350 Miliar, Cum Date 6 Juli
DEPO Bagi Dividen Rp10,15 Miliar, Cum Date 7 Juli 2026





