ELPI Right Issue 22 Persen, 9 Maret Minta Restu Pemegang Saham
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk berencana menambah amunisi pendanaan melalui aksi korporasi di pasar modal.
EmitenNews.com - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk berencana menambah amunisi pendanaan melalui aksi korporasi di pasar modal. Emiten pelayaran dengan kode saham ELPI itu menyiapkan skema penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen Perseroan menyampaikan rencana PMHMETD I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.112.420.000 saham baru bernilai nominal Rp100 per saham. Jumlah tersebut setara dengan maksimal 22,18% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan right issue.
Perseroan menjelaskan, jumlah saham yang nantinya benar-benar diterbitkan akan menyesuaikan kebutuhan pendanaan serta harga pelaksanaan HMETD yang akan ditetapkan pada tahap berikutnya.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, manajemen ELPI akan terlebih dahulu meminta restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026.
Setelah memperoleh persetujuan pemegang saham, Perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar aksi korporasi tersebut dapat berjalan efektif.
Manajemen menambahkan, dana yang diperoleh dari right issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk likuiditas umum, belanja modal, serta modal kerja, termasuk untuk mendukung diversifikasi usaha, ekspansi, dan investasi Perseroan.
Related News
Bank BJB Cari Dana Segar Lewat Obligasi Keberlanjutan Rp932 Miliar
ZTE dan SURGE (WIFI) Tandai Kemitraan Bersejarah
Dirut Bank Danamon Segera Lengser, MUFG Sudah Punya Penggantinya
Ada Rencana Divestasi! PGJO Jawab BEI Soal Volatilitas Transaksi Saham
Sudahi 2025, Emiten Aguan (CBDK) Surplus Laba 47 Persen Rp1,36 Triliun
Laba PIK 2 (PANI) Melejit 83,84 Persen Jadi Rp1,14 Triliun pada 2025





