Emiten Logistik Milik TP Rachmat (ASSA) Raih Pinjaman Buat Anak Usaha Rp150 M
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, bahwa pendapatan domestik bruto (PDB) dari sektor pergudangan dan jasa penunjang angkutan terus terus bertumbuh sejak 2020, hingga menyentuh Rp 208,5 triliun pada tahun 2022.
Berdasarkan data tersebut, ASSA melihat, bahwa industri logistik di Tanah Air masih memiliki ruang yang sangat besar untuk bertumbuh.
Untuk merebut potensi pertumbuhan yang sangat besar tersebut, ASSA akan terus memperkuat proses transformasi bisnis menjadi penyedia logistik end to-end (dari first, mid hingga last mile) yang sedang dijalankan melalui ASSA Logistics dan layanan express courier (last mile delivery) berbasis teknologi dengan brand Anteraja.
“Melihat potensi bisnis logistik yang sangat besar tersebut, kami optimis pembelian armada angkutan yang baru ini akan semakin memperkuat.
Related News
Transformasi Portofolio, INPP Target Recurring Income 75 Persen
Hadirkan Solusi Embedded Finance, Bank Raya Gandeng Gaji.id
Perkuat Modal, ELPI Godok Right Issue 2,03 Miliar Lembar
Prajogo Kembali Bermanuver, Saham CUAN Orbit Zona Merah
Realisasi Dana IPO Nol, Cek Jawaban YUPI Saat Dicecar Pertanyaan BEI
Target 2025 Terlewati, Prapenjualan BSDE Tembus Rp10 Triliun





