Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
:
0
Alat berat emiten NCKL tengah mengangkut hasil saprolit dan limonit.
EmitenNews.com - PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) emiten nikel Harita Group mengungkap adanya transaksi afiliasi yang melibatkan entitas asosiasi perseroan dalam proyek konstruksi fasilitas tambang di Maluku Utara.
Entitas asosiasi NCKL, PT Obi Nickel Cobalt (ONC), menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) (APN) untuk jasa konsultansi, detail desain, sertifikasi, hingga pengurusan izin konstruksi Tailings Storage Facility (TSF) Obi-3.
Nilai kontrak dalam kerja sama tersebut mencapai Rp2,11 miliar dengan masa berlaku efektif sejak 1 Maret 2026 hingga 30 November 2026. Proyek ini berlokasi di Desa Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.
Direktur Utama NCKL, Roy Arman Arfandy dalam keterangannya dikutip Jumat (20/3/2026) menjelaskan, ONC merupakan entitas asosiasi dengan kepemilikan saham langsung sebesar 40 persen oleh perseroan.
Hubungan afiliasi dalam transaksi ini juga muncul melalui keterkaitan dengan PT Gane Tambang Sentosa (GTS), entitas yang 99 persen sahamnya dimiliki NCKL dan memiliki relasi kepengurusan dengan APN.
Meski tergolong transaksi afiliasi, kerja sama ini masuk dalam kategori yang dikecualikan sesuai ketentuan Pasal 6 ayat (1) huruf c POJK 42/2020, sehingga tidak memerlukan prosedur tertentu seperti persetujuan independen.
Roy Arman menjelaskan bahwa pelaporan ini merupakan bagian dari komitmen transparansi perseroan kepada regulator dan publik.
Ruang lingkup pekerjaan dalam kontrak tersebut mencakup keseluruhan tahapan awal konstruksi TSF Obi-3, mulai dari perencanaan teknis hingga perizinan, yang menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan operasional tambang di wilayah tersebut.
Related News
Menuju Transformasi Hijau, PT PP Komit Jadikan ESG Sebagai DNA Bisnis
GSMF Gelar Private Placement Rp150M, Pengendali Jadi Pembeli Siaga
ERAA Perkuat ESG di Tengah Ekspansi dan Pertumbuhan Bisnis Perusahaan
TOTL Bagi Dividen Jumbo Setara 90 Persen Laba, Yield Fantastis!
Lulusan ITB Lama Jadi Petinggi Telkom Kini Ditarik ISAT, Ini Tugasnya
RM Nasi Padang Payakumbuah Milik Arief Muhammad Digadang Akan IPO





