Emiten Raffi Ahmad (VISI) Mau Caplok Hasna Medika Cirebon, Benarkah?
:
0
Pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Foto: IG raffinagita1717)
EmitenNews.com - Emiten Raffi Ahmad, yaitu PT Satu Visi Putra (VISI) tengah membidik PT Hasna Medika Bakti Cirebon (HMBC), sebuah perusahaan yang begerak di bidang rumah sakit dan klinik jantung.
Dalam keterbukaan informasi, VISI mengumumkan rencana akusisi tersebut bersamaan dengan ekspansi perseroan ke sektor layanan kesehatan (healthcare).
VISI juga telah menandatangani Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat (Conditional Share Subscription Agreement/CSSA) dengan HMBC dan Perjanjian Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Sale and Purchase Agreement/CSPA) dengan Hasna Medika Utama Group untuk mengakuisisi 72,91 persen saham HMBC.
Baca Juga: Raffi-Nagita Pegang Kendali, VISI Copot Komisaris Utama dan 1 Direksi
Rinciannya, akusisi tersebut dilakukan melalui dua skema, pertama lewat penerbitan 142.393 saham baru HMBC atau setara 65 persen modal disetor, serta pembelian 17.325 saham eksisting milik Hasna Medika Utama Group.
Adapun total nilai transaksi atas rencana pengambilalihan HMBC oleh VISI sebagaimana termaktub dalam CSSA dan CSPA adalah sebesar Rp286 miliar.
“Transaksi penyertaan saham pada HMBC oleh Perseroan yang menyebabkan pengambilalihan sebesar 72,91% (tujuh puluh dua koma sembilan satu persen) kepemilikan saham dalam HMBC berdasarkan ketentuan dalam CSPA dan CSSA,” sebagaimana tertulis di keterbukaan informasi, dikutip Rabu (26/8).
VISI juga menyampaikan perubahan fokus bisnis menjadi perusahaan induk (holding company) dengan KBLI 64210.
Bersamaan dengan itu, HMBC melangsungkan restrukturisasi keuangan internal. Utang HMBC senilai Rp33,44 miliar kepada jajaran pengurus dan pemegang saham eksisting dari Pieter Tanuri (Rp24,40 miliar), Darwin Cyril Noerhadi (Rp8,40 miliar, dan Roy Himawan (Rp647 juta) akan dikonversi penuh menjadi 18.692 saham.
Maka, jika rencana tersebut terealisasi, porsi kepemilikan saham pun akan mengalami perubahan. Semula, PT Hasna Medika Utama Group memiliki 58,64 persen, Pieter Tanuri menggenggam 20,39 persen, menjadi masing-masing 7,61 persen dan 11,62 persen. Adapun VISI setelah rencana pengambilalihan akan menggenggam sebesar 72,91 persen saham HMBC.
Related News
CMRY Kucur Dividen Interim Rp100 per Saham, Cairnya Kapan?
Gelar RUPSLB, MBSS Sahkan Pengendali Baru, dan Ganti Pengurus
Medio 2026, CBUT Raup Laba Melambbung 302 Persen
Dua Bisnis Utama Emiten Raffi-Nagita Ini Penyebab Pendapatan Anjlok
Morgan Stanley Borong GOTO Harga Rp23 per Saham, Kepemilikan Jadi 5,1%
Hasnur (HAIS) Terapkan B50 ke Kapal Tunda, Bertahap di Agustus





