ESTA Masih Tertekan, Beban Keuangan Kuartal I Naik 16 Persen
:
0
Salah satu aset ?PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA). Foto: ESTA
EmitenNews.com - PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) membukukan pendapatan sebesar Rp11 miliar pada kuartal I-2026, naik sekitar 10 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp10 miliar.
Setelah dikurangi beban pokok pendapatan sebesar Rp5,0 miliar, naik 4,1 persen dari sebelumnya Rp4,8 miliar, laba kotor perseroan tercatat Rp6,2 miliar atau tumbuh sekitar 8,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp5,7 miliar.
Meski demikian, tekanan masih datang dari sejumlah beban usaha. Beban umum dan administrasi tercatat relatif stabil di level Rp5,3 miliar, beban peralatan sebesar Rp1,0 miliar, serta beban pemasaran sebesar Rp206 juta. Kondisi tersebut membuat ESTA membukukan rugi usaha sebesar Rp304 juta pada kuartal I-2026.
Selain itu, beban keuangan turut meningkat 16 persen menjadi Rp2,9 miliar dibandingkan sebelumnya Rp2,5 miliar.
Adapun rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp2,7 miliar, membaik sekitar 20,6 persen dibandingkan rugi Rp3,4 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.
Dari sisi laba per saham dasar, ESTA mencatat rugi Rp1,15 per saham dibandingkan sebelumnya rugi Rp0,40 per saham.
Pada laporan arus kas, penerimaan dari pelanggan tercatat sebesar Rp10,3 miliar pada kuartal I-2026, turun sekitar 4,6 persen dibandingkan sebelumnya Rp10,8 miliar. Setelah dikurangi sejumlah pembayaran kepada pemasok, karyawan, serta pajak penghasilan, perseroan membukukan arus kas neto dari aktivitas operasi sebesar Rp270 juta, turun sekitar 77,5 persen dibandingkan sebelumnya Rp1,2 miliar.
Sementara dari sisi neraca, total aset ESTA tercatat sebesar Rp334 miliar, turun sekitar 1,5 persen dibandingkan sebelumnya Rp339 miliar.
Liabilitas turun sekitar 1,9 persen menjadi Rp155 miliar dari sebelumnya Rp158 miliar. Sedangkan ekuitas tercatat sebesar Rp178 miliar, turun sekitar 1,7 persen dibandingkan sebelumnya Rp181 miliar.
Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (6/5/2026), saham ESTA ditutup di level Rp220. Secara year to date, saham ESTA telah melemah 39,56 persen atau turun 144 poin.(*)
Related News
Denza D9 Terbaru Pakai Peredam Kejut Mewah, Senyaman Porsche?
Pengendali Baru Gaspol, ASLI Gaet Investor Strategis
Bagikan Dividen Rp850M, Bank Jatim dapat Apresiasi Gubernur Khofifah
Operasi Senyap Lo Kheng Hong kala Kinerja, dan Saham DILD MelorotÂ
ISAT Jadwal Dividen Jumbo, Cum Date 13 Mei 2026
Cum Date Dividen Bank BJB (BJBR) Hari Ini, Segini Besarannya





