Fitch Nilai Profil Kredit UOB Indonesia Tetap Kuat dan Stabil
:
0
Foto: FB UOB
EmitenNews.com - Fitch Ratings Indonesia mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Bank UOB Indonesia di level AAA(idn) dengan outlook stabil pada Kamis (5/11/2026). Selain itu, lembaga pemeringkat tersebut juga menetapkan Peringkat Nasional Jangka Pendek di level F1+(idn).
Pengumuman ini mencakup afirmasi atas peringkat obligasi senior tanpa jaminan berdenominasi rupiah di level AAA(idn) serta obligasi subordinasi di posisi AA(idn). Peringkat Nasional AAA merupakan peringkat tertinggi dalam skala pemeringkatan nasional untuk mengukur tingkat risiko gagal bayar yang paling rendah di Indonesia.
Peringkat nasional UOB Indonesia didasari oleh tingginya kemungkinan dukungan luar biasa dari induk usaha yang memegang kepemilikan saham sebesar 99 persen, yaitu United Overseas Bank Limited. Dukungan tersebut didorong oleh tingginya risiko reputasi bagi induk usaha jika anak usaha mengalami gagal bayar di pasar inti Indonesia.
Fitch mencatat bahwa kemampuan UOB dalam mendukung anak usahanya sangat kuat, ditinjau dari ukuran UOB Indonesia yang relatif kecil dengan kontribusi aset sekitar 2,3 persen dari total aset konsolidasi grup per Juni 2026. Integrasi manajerial dan operasional yang erat antara kedua entitas perbankan turut memperkuat posisi tersebut.
Di sisi lain, penurunan peringkat nasional jangka panjang UOB Indonesia kemungkinan besar hanya terjadi jika terdapat pelemahan signifikan pada prospek dukungan dari induk atau perubahan kepemilikan saham pengendali. Kendati demikian, skenario tersebut dinilai kecil kemungkinannya terjadi dalam jangka dekat hingga menengah.(*)
Related News
Terkunci FCA, Defisit, 2 Petinggi Emiten Alas Kaki Merek Tomkins Cabut
Emiten Grup Salim Jadwal Dividen, Cum Date 11 November
Buru Restu Investor, DOOH Sodorkan Rentetan Aksi Korporasi Berikut
Dekati Rp1, Laba DADA Melangit 863,76 Persen Kuartal III
Investor Hong Kong Batal Akuisisi 86 Persen Saham Puri Sentul (KDTN)
IPO Andalan Artha (ANDA), Raih Dana Rp316,76M, Ini Peruntukannya





