Foreign Inflow Belum Konsisten, Begini Proyeksi IHSG Hari Ini
:
0
Monitor menampilkan perdagangan saham. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat selama dua hari terakhir. Meski demikian, arus dana asing belum menunjukkan pembalikan yang konsisten.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan jika arus dana asing belum konsisten berpotensi membatasi kenaikan indeks.
Nafan juga mencatat, sepanjang semester I-2026, dana asing tercatat keluar secara masif sebesar Rp86,81 triliun secara year to date.
Di sisi lain, secara teknikal pergerakan indeks pergerakan berhasil menunjukkan resiliensinya sejak “wave (b)” terbentuk sebelumnya.
“Berdasarkan indikator, Stochastics K_D dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif mengingat sebenarnya “wave (b) alt” masih terlihat, namun volume mulai mengalami penaikan,” ujar Nafan, Jumat (3/7).
Adapun untuk perdagangan hari ini, support area berada di kisaran 5.568 dan 5.438, sedangkan resistance area di kisaran 5.848 dan 5.972.
Beberapa saham yang dapat dicermati berdasarkan riset Mirae Asset yaitu BBNI, BMRI, dan TPIA.
Sementara berdasarkan riset MNC Sekuritas, beberapa saham berikut dapat dicermati pelaku pasar, yaitu;
ADMR - Buy on Weakness
ADMR terkoreksi ke 1,380 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 1,330 sebagai stoplossnya, maka posisi ADMR sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
Related News
Citi Indonesia Garap Obligasi Global Danantara Senilai USD1,5 Miliar
IHSG Terbang ke 6.500, Saham Tambang hingga Big Banks Topang Transaksi
Wacana Harga Gocap Jadi Rp1, Ini Kata Analis
IHSG Siang (20/8) Terbang 1,47 Persen, Hampir Seluruh Sektor Menghijau
Efek IJEPA: Kuota Bebas Bea Nanas Naik, Saham Agro Siap Mejit
IHSG Meluncur Naik 1 Persen ke Level 6.458, Saham Emas Kompak Ngegas!





