Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Saatnya Berinvestasi Dengan Bijak
Pada kelas asset obligasi/surat utang, neraca perdagangan yang mencatat surplus dan menguatnya anggaran pemerintah bisa mendukung kinerja obligasi. Begitupula kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) tidak akan merubah haluan pembangunan yang tengah berada pada posisi baik dan bisa memberikan imbal hasil yang lebih tinggi bagi investor pasar uang.
“Mandiri Investasi sebagai salah satu manajer Investasi terbesar di Indonesia yang juga merupakan bagian dari Mandiri Group, selalu berupaya memberikan solusi investasi melalui produk-produk Investasi yang kami kelola dengan variasi produk dari reksa dana konvensional sampai dengan produk investasi alternatif. Dan, pada awal bulan Maret ini kami telah meluncurkan produk ETF untuk menambah pilihan produk investasi. Besar harapan kami, Mandiri Investasi dapat selalu menjadi partner terdepan dan terpercaya dalam investasi,” tutup Adi.
Related News
Serangan AS–Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Awal Pekan
Maret 2026, HR CPO Melejit Menjadi USD938,87 per MT
Jaga Harga Telur dan Ayam, SPHP Jagung Pakan Digelontor 3 Kali Lipat
Ketahanan Perbankan Terjaga, Ruang Penyaluran Kredit Masih Terbuka
Penguatan Ekonomi Biru Indonesia, Agenda Strategis Nasional
Realisasi Modal Rp33,7T, Kawasan Rebana Primadona Baru Investasi Jabar





