Fundamental Solid, Kredit BBNI Melesat 16 Persen
:
0
Pengurus Bank BNI kala menjelaskan kinerja sepanjang 2025. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Negara Indonesia (BBNI) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja fundamental keuangan solid di tengah penyesuaian arah kebijakan moneter global, dan peningkatan volatilitas ekonomi. Meski menghadapi tekanan eksternal tersebut, BNI mampu menjaga pertumbuhan kredit solid, dan seimbang secara konsolidasi, memperkuat struktur pendanaan, serta mencatatkan perbaikan kualitas aset konsisten.
Hingga akhir 2025, BNI mencatat pertumbuhan kredit sebesar 15,9 persen secara tahunan (Year on Year/YoY), didukung ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif. Pertumbuhan itu, ditopang struktur pendanaan makin kuat, tercermin dari struktur pendanaan berbasis dana murah (CASA) makin solid, sehingga menopang efisiensi biaya dana di tengah dinamika pasar.
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, capaian tersebut mencerminkan ketahanan model bisnis BNI dibangun melalui penguatan fundamental, produktivitas, dan transformasi berkelanjutan.
"Sepanjang 2025 kami menghadapi tekanan eksternal tidak ringan. Mulai volatilitas global hingga penyesuaian suku bunga. Namun BNI mampu menjaga pertumbuhan sehat dengan fokus pada pendanaan kuat, disiplin risiko, dan ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif," ujar Putrama.
Putrama menegaskan, transformasi BNI tidak hanya berfokus pada penguatan teknologi, tetapi juga mencakup penguatan organisasi dan peningkatan produktivitas secara menyeluruh. Upaya tersebut dijalankan melalui peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, optimalisasi jaringan kantor dan pemanfaatan data analytics, serta penguatan platform digital guna meningkatkan kualitas layanan dan customer experience secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari ekosistem perbankan nasional, BNI juga secara aktif mencermati perkembangan makroekonomi serta menerapkan langkah mitigasi yang terukur untuk memastikan kebijakan strategis berjalan optimal dan mendukung kesinambungan pertumbuhan jangka panjang.
Dalam kerangka strategi transformasi digital, BNI terus mengembangkan wondr by BNI sebagai personal transaction platform. Hingga akhir 2025, jumlah pengguna wondr by BNI telah melampaui 12 juta pengguna, dengan tingkat keaktifan transaksi jauh lebih tinggi dibandingkan platform sebelumnya. Peningkatan engagement nasabah ini turut berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan tabungan ritel, dan penguatan CASA.
Selain itu, BNI juga menyempurnakan platform BNIdirect mencakup layanan Cash Management, Trade Finance, Bank Guarantee, dan Supply Chain Financing untuk segmen korporasi dan bisnis. Sepanjang 2025, BNIdirect mencatat pertumbuhan jumlah pengguna dan nilai transaksi lebih dari 25 persen YoY, berkontribusi langsung terhadap penguatan dana giro korporasi.
Di sisi internasional, BNI memperkuat perannya sebagai orkestrator bisnis Indonesia ke pasar global melalui jaringan internasional di delapan pusat keuangan dunia, serta kemitraan strategis dengan lebih dari 1.300 bank koresponden di 90 negara yang mencakup 16 mata uang.
Akselerator Pembangunan Nasional
Related News
Masuk Daftar Efek Marjin, Transaksi Saham UVCR Melonjak Drastis
PZZA Jadwal Dividen, Putus Tren Negatif, dan Konsisten Laba
Target Pendapatan Naik 1.584 Persen, GPSO Pede Raih Laba Edisi 2026
RAJA Catat Laba Bersih Tumbuh 14 Persen, Diversifikasi jadi KunciĀ
Berkat Hauling Road, Pendapatan RMKE Tumbuh 2,4 Kali Lipat Kuartal I
BSDE Catat Prapenjualan Rp2,54T, Ditopang Permintaan Properti Hunian





