Gandeng 2 Universitas, GMF AeroAsia (GMFI) Punya 3 Proyek Kendaraan Listrik
:
0
EmitenNews.com—PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia meluncurkan tiga proyek inovasi berbasis kendaraan listrik yang dikembangkan bersama dengan dua universitas, yaitu Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Bandar Lampung (UBL).
Kendaraan tersebut di antaranya automated guided vehicle yang diberi nama ALTO yang dapat diimplementasikan untuk pemindahan komponen pesawat secara otomatis dari shop satu ke shop lainnya. Lalu electric vehicle remote control pushback tug dengan nama ARTEMITS yang dapat digunakan untuk menarik dan mendorong pesawat pada saat groundhandling baik di apron maupun di hanggar di mana menjadi satu-satunya di dunia yang dapat menggantikan pushback konvensional berbahan bakar fosil. Dan terakhir electric vehicle material handling yang dapat mendukung efisiensi pengangkutan komponen material pesawat di hanggar.
Proyek-proyek inovasi ini dapat terwujud berkat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui program Kedaireka Matching Fund yang menjembatani akselerasi terwujudnya proyek-proyek riset dan inovasi yang tepat sasaran antara insan perguruan tinggi dan dunia industri. Keterlibatan anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tersebut dalam program Kedaireka Matching Fund ini menjadi milestone GMF dalam dunia riset bersama perguruan tinggi.
Tiga kendaraan listrik tersebut diluncurkan dalam kegiatan GMF Innovation Day 2023 yang diselenggarakan di Hanggar DC-9, GMF pada Rabu (1/3/2023) dengan menghadirkan seluruh peneliti dari ITS dan UBL, serta perwakilan dari Kemenristekdikbud, Kementerian BUMN , dan ITB.
Dalam sambutannya, Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi menyampaikan bahwa inovasi seperti ini diperlukan untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan global.
"Transformasi sistem menuju sistem baru yang mampu menghadirkan efisiensi dan efektivitas pada roda bisnis mutlak diperlukan agar kita mampu mengikuti dunia yang berkembang dengan pesatnya," ungkap Andi.
Related News
Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA
Pendapatan TLKM Naik 3,55 Persen per September 2026 , Ini Penopangnya
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus





