IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

Geber Buyback, Nippon Indosari (ROTI) Siagakan Dana Rp480 Miliar

20/10/2021, 10:00 WIB

Geber Buyback, Nippon Indosari (ROTI) Siagakan Dana Rp480 Miliar

EmitenNews.com - PT Nippon Indosari Corpindo (ROTI) bakal melakukan pembelian kembali saham (buy back). Aksi korporasi itu, akan dilakukan mulai 21 Oktober 2021 hingga 20 Januari 2021 mendatang. Maksimal jumlah saham 300 juta lembar. ”Kami telah menyiapkan total nilai nominal maksimum Rp480 miliar,” tutur Arlina Sofia, Direktur Nippon Indosari Corporindo, Selasa (19/10).


Rencana itu, diharap dapat menstabilkan harga saham perseroan di tengah kondisi pasar fluktuatif. Itu juga akan memberi keleluasaan perseroan dalam mengelola modal jangka pendek. Pasalnya, saham hasil pembelian kembali dapat dijual kembali pada masa akan datang, dengan nilai optimal jika perseroan memerlukan penambahan modal.


Aksi buyback itu, tidak mengakibatkan penurunan pendapatan. Tidak memberi dampak atas biaya. Sebab dana digunakan untuk aksi tersebut berasal dari kas perseroan. ”Tentu, juga tidak berdampak pada proforma laba perseroan,” imbuhnya.


Untuk memuluskan rencana itu, Nippon Sari telah menunjuk BCA Sekuritas pelaksana. Pada pelaksanaannya nanti, perseroan membatasi jumlah maksimal saham dibeli tidak lebih dari Rp300 juta lembar, dan harga tidak melewati dari Rp1.600 per lembar.


Sekadar informasi, pada 19 April 2021 lalu, juga telah mengumumkan buyback saham dengan serupa dan menyiapkan dana Rp480 miliar untuk waktu tiga bulan. Setelah habis masa periode pertama itu, perseroan kembali mengumumkan buyback mulai 21 Juli hingga 20 Oktober 2021 dengan nilai sama. (*)



Author: J S