Gelar Penawaran Perdana, Hassana Boga (NAYZ) Patok Rp100 per Saham
:
0
EmitenNews.com - PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) mulai hari ini 31 Januari hingga 02 Februari 2023 menggelar penawaran umum perdana dalam rangka initial public offerin (IPO) memasang harga Rp100 per lembar. Harga tersebut merupakan terendah yang dipatok dari kisaran Rp100 - 120 per saham pada masa penawaran awal 2 Januari hingga 11 Januari 2023.
Dalam prospektus e-ipo Selasa (31/1) emiten bidang industri makanan bayi tersebut, melepas sebanyak 510 Saham baru atau 20,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada nilai nominal Rp10 setiap saham. Sehingga dana dari Penawaran Umum Perdana Saham ini sebanyak Rp51 miliar.
Secara bersamaan NAYZ juga menerbitkan sebanyak 510 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Baru atau sebanyak 25 % dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.
Setiap pemegang 1 Saham Baru berhak memperoleh 1 Waran Seri I dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan Rp125 pada nilai Rp10 per saham. Sehingga dari waran seri I ini perseroan meraup dana sebanyak Rp63,75 miliar.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT Surya Fajar Sekuritas (SF).
Dana dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham akan dipergunakan sebesar Rp4, 214 miliar untuk belanja modal. Sekitar Rp30 miliar untuk pembangunan pabrik direncanakan akan dilakukan pada Kuartal I 2023 dan untuk pembelian mesin dan peralatan pabrik akan dilakukan pada Kuartal IV 2023. Sementara sisanya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku, marketing dan promosi, dan biaya operasional perusahaan.
Related News
Ada Investor Baru Pegang 5,24 Persen Saham di Geoprima (GPSO)
PP Presisi (PPRE) Buka Suara soal Rencana Divestasi Saham PT LMA
Emiten Hermanto Tanoko (DEPO) Umumkan Tiga Petinggi Mengundurkan Diri
ITMG: Regulasi Ekspor SDA Satu Pintu Masih Abu-abu, Tunggu PP Final
Emiten Lo Kheng Hong (DILD) Dijual Senyap CGS Singapore Segini Banyak
Jasuindo (JTPE) Siapkan Dividen Rp210,6 Miliar dan Capex Rp100 Miliar





