EmitenNews.com - Dalam 10 hari perdagangan 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham Amman Mineral Internasional alias AMMN menduduki peringkat pertama Top Leaders. Hingga 15 Januari 2026, harga saham AMMN telah naik 24,9%.

Berdasarkan data BEI, harga saham AMMN naik dari posisi Rp6.425 per akhir 2025 menjadi Rp8.025. Catatan itu pun membuat saham AMMN berkontribusi 48,55 poin atas kenaikan IHSG yang berada di level 9.075,41.

Bagaimana sih pergerakan saham AMMN hingga jadi Top Leaders penggerak IHSG?

Sepanjang 2025, performa saham AMMN sebenarnya tumbuh negatif. Membuka perdagangan dengan level penutupan Rp8.475, saham AMMN justru terus menurun dan mencapai leve penutupan terendahnya Rp5.250 pada 11 April 2025.

Namun setelah itu, saham AMMN perlahan bangkit hingga akhirnya menutup tahun 2025 di level Rp6.425. Atas catatan itu, saham AMMN pada 2025 turun 24,2%.

Sementara kondisi berbeda terjadi pada awal 2026. Saham AMMN langsung unjuk gigi dan mengejar ketertinggalan 2025 dengan menutup perdagangan awal tahun di level Rp6.800.

Penguatan harga saham AMMN pun berlanjut dengan mencatat level tertinggi secara intraday Rp8.450 pada 8 dan 12 Januari 2026. Setelah itu, dalam dua hari perdagangan terakhir yakni 14 dan 15 Januari 2026, saham AMMN berangsur turun dan bertengger di level Rp8.025. (*)