EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup menguat 133,47 poin atau 1,76 persen ke level 7.710,537 pada akhir perdagangan Kamis (5/3/2026). Sepanjang sesi perdagangan, indeks komposit bergerak dalam rentang 7.678 hingga menyentuh level tertinggi di 7.765.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor saham yang berakhir di zona hijau. Sektor konsumen non primer menjadi penopang utama dengan lonjakan 3,39 persen. Disusul sektor perindustrian yang naik 2,66 persen, sektor barang baku menguat 2,29 persen, serta sektor infrastruktur yang melesat 2,25 persen.

Sementara itu, sektor transportasi dan logistik menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi, meski sangat tipis yakni 0,01 persen. Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini mencatat volume transaksi sebesar 34,46 miliar saham dengan frekuensi 2,08 juta kali transaksi dan nilai perdagangan mencapai Rp17,94 triliun.

Sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan, di antaranya MLPT yang melonjak Rp2.825 menjadi Rp24.825 per saham, DCII naik Rp1.100 menjadi Rp201.100 per saham, serta ITMG yang menguat Rp975 menjadi Rp25.975 per saham.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan harga seperti POLU yang terkoreksi Rp1.025 menjadi Rp15.975 per saham, BYAN turun Rp325 menjadi Rp13.375 per saham, serta ABDA melemah Rp290 menjadi Rp2.680 per saham.

Untuk saham teraktif, BIPI memimpin dengan frekuensi transaksi sebanyak 118.921 kali senilai Rp1,3 triliun, diikuti BNBR sebanyak 70.427 kali senilai Rp377 miliar, dan ENRG sebanyak 57.759 kali dengan nilai Rp825 miliar.