Gerak IHSG Menyempit, Sikat Saham ADRO, BRPT, dan ISAT
:
0
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,96 persen menjadi 6.968. Pergerakan indeks masih didominasi tekanan jual. Saat ini posisi indeks masih untuk rawan melanjutkan koreksi.
Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 20 Juni 2025, indeks mencoba memanfaatkan ruang jelajah dengan titik support 6.914-6.811, dan posisi resistance 7.142-7.240. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar mengoleksi sejumlah saham berikut.
Yaitu, Alamtri (ADRO) speculative buy Rp1.845-1.915 dengan target Rp1.985-2.140 per helai, dan stop loss Rp1.795 per eksemplar. Barito (BRPT) buy on weakness Rp1.290-1.420 dengan proyeksi Rp1.535-1.685 per lembar, dan stop loss Rp1.245 per eksemplar.
Indosat (ISAT) buy on weakness Rp2.050-2.080 dengan target Rp2.260-2.320 per saham, dan stop loss Rp2.010 per lembar. Raharja Cepu (RATU) buy on weakness Rp7.000-7.275 dengan target harga Rp8.075-8.800 per helai, dan stop loss Rp6.550 per lembar. (*)
Related News
Pasar Masih Selektif, IHSG Naik Tipis di Tengah Tekanan 4 Sektor Ini
4 Saham Siap Bagi Dividen, Cum Date Hari Ini
IHSG Siang Menguat 0,20 Persen ke 7.636, IDXTrans Pimpin Kenaikan
Banyak Yang Minta, Insentif Pajak Ini Diberikan Lagi, Yuk Manfaatkan
BTN dan Indosat Jajaki Integrasi Ekosistem Digital
IHSG Naik 0,5 Persen ke 7.659, Diramal Bakal Sideways





