Gerak IHSG Terbatas, Gulung Saham TINS, ERAA, dan UNVR
Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan saham melalui smartphone. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 0,97 persen menjadi 6.898. Transaksi perdagangan masih didominasi volume pembelian. Area penguatan sudah berada diujung prediksi.
Oleh sebab itu, investor pelaku mewaspadai potensi pembalikan arah. Sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 7 Mei 2025, indeks akan menyusuri level support 6.759-6.708, dan posisi resistance 6.933-6.986. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menawarkan sejumlah saham berikut.
Yaitu, Bumi Minerals (BRMS) buy on weakness Rp382-394 dengan proyeksi Rp410-424 per helai, dan stop loss Rp372. Erajaya (ERAA) buy on weakness Rp454-474 per saham dengan target Rp510-525 per helai, dan stop loss di posisi Rp434 per eksemplar.
Timah (TINS) buy on weakness Rp1.125-1.160 per lembar dengan proyeksi harga di kisaran Rp1.245-1.290 per helai, dan stop loss Rp1.080 per saham. Unilever (UNVR) buy on weakness Rp1.725-1.800 per helai dengan target di kisaran Rp1.900-2.020 per saham, dan stop loss Rp1.645 per eksemplar. (*)
Related News
Ikuti Wall Street, IHSG Kian Menyala
Asing Kabur, IHSG Tersandera Koreksi
IHSG Potensial Menguat, Angkut Saham EMAS, ARCI, dan GOTO
Tahun 2026, Pelaku Bisnis Pilih Pendanaan dari Pasar Modal atau Bank?
Arus Balik Tahun Baru 2026, 11.484 Kendaraan Lintasi Timur Trans Jawa
Unjuk Gigi 4 Saham Papan Akselerasi dengan Harga Tertinggi





