Giliran Pengendali CYBR Lepas Saham, Ada Apa?
:
0
Produk teknologi dari CYBR
EmitenNews.com - PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) menyampaikan bahwa INV Management Pte. Ltd selaku pemegang Pengendali telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 21 Oktober 2024.
Doni Mora Direktur CYBR dalam keterangan tertulisnya Rabu (23/10) menyampaikan bahwa INV Management Pte. Ltd telah menjual sahamnya sebanyak 2.200.000 lembar saham CYBR di harga Rp326-Rp330 per saham.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi lainya dengan kepemilikan saham langsung", tuturnya.
Pasca penjualan dan pembelian, maka kepemilikan saham INV Management Pte. Ltd di CYBR menjadi 3,133 milyar saham setara dengan 48,589% di bandingkan dengan sebelumnya sebanyak 3,135 milyar lembar saham setara dengan 48,621%.
Perlu diketahuiPT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) menyampaikan bahwa Bima Kurniawan selaku Direktur telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 18 Oktober 2024.
Doni Mora Direktur CYBR dalam keterangan tertulisnya Selasa (22/10) menyampaikan bahwa Bima Kurniawan telah menjual total sebanyak 400.000 lembar saham CYBR di harga Rp326 per saham.
Sebelumnya, Bima Kurniawan juga pernah menjual sebanyak 1.000.000 lembar saham CYBR di harga Rp336-Rp340 per saham pada tanggal 11 September 2024.
Pada perdagangan hari ini Rabu (23/10) saham CYBR turun Rp12 atau melemah 4 % Sebelumnya laigi Bima Kurniawan menjual saham, Direktur CYBR Bambang Susilo juga menjual kepemilikan sahamnya pada tanggal 11 dan 14 Oktober 2024.
Bambang mengikuti langkah dua direktur CYBR, Eko Prasudi Widianto dan Doni Mora menjual kepemilikan sahamnya pada 20 September dan 23 September 2024.
Bambang Susilo telah menjual sebanyak 1.537.600 lembar saham CYBR di harga Rp310-Rp320 per saham dan menjual sebanyak 300.000 lembar saham CYBR di harga Rp304 per saham pada tanggal 3 September 2024.
Related News
Penjualan COAL Q1 2025 Anjlok, Merosot hingga 50,2 Persen
Pendapatan Melorot, Laba MBSS Anjlok 71 Persen Kuartal I 2026
MSJA Jadwal Dividen Tunai 90 Persen dari Laba, Telisik Detailnya
Danantara Kempit Saham Bawah 1 Persen, Ini Respons GOTO
Jelang RUPSLB, INPS Bakal Tambah Lini Usaha
Aset Gendut, PALM Catat Laba Rp2,32 Triliun Kuartal I 2026





