Global Digital Niaga (BELI) Pede Perkuat Fundamental Untuk Raih Laba, Strateginya Jitu?
:
0
EmitenNews.com—Sebagian kalangan menilai, kinerja sejumlah emiten teknologi di Tanah Air saat ini masih belum memenuhi harapan pelaku pasar. Sebut saja, kinerja PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang masih merugi Rp39,57 triliun di tahun 2022.
Kemudian, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang secara bisnis juga belum mencatat keuntungan, meskipun mencatatkan laba bersih Rp1,97 triliun dari kontribusi investasinya di PT Allo Bank Tbk (BBHI).
Begitu pun dengan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang pekan lalu mengumumkan laporan keuangan. Perusahaan yang dikenal dengan nama Blibli tersebut, juga mengalami rugi bersih sebesar Rp 5,5 triliun.
Sejumlah analis pasar modal menilai, kerugian yang dialami para emiten teknologi tersebut memang tidak bisa dihindari.
Kondisi itu dikarenakan, untuk membentuk ekosistem digital membutuhkan investasi yang tidak sedikit dan waktu yang tidak sebentar.
Related News
Baramulti (BSSR) Tebar Dividen Interim Rp406 per Saham, Cek Jadwalnya!
RKAB 3 Anak Usaha BYAN Terbit, ESDM Pastikan Tak Terkait Haji Isam
Akuisisi Saham Bayan (BYAN) Oleh Emiten Haji Isam Belum Kantongi Izin
Hemat Biaya Sewa, DYAN Beli Aset Rp36M dari Dapen Kompas Gramedia
Kurangi Porsi jadi 56,56 Persen, Infiniti Wahana Masih Pengendali SAFE
Tambah Saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) Lagi, UBS AG Sasar Ini





