Global Digital Niaga (BELI) Pede Perkuat Fundamental Untuk Raih Laba, Strateginya Jitu?
:
0
EmitenNews.com—Sebagian kalangan menilai, kinerja sejumlah emiten teknologi di Tanah Air saat ini masih belum memenuhi harapan pelaku pasar. Sebut saja, kinerja PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang masih merugi Rp39,57 triliun di tahun 2022.
Kemudian, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang secara bisnis juga belum mencatat keuntungan, meskipun mencatatkan laba bersih Rp1,97 triliun dari kontribusi investasinya di PT Allo Bank Tbk (BBHI).
Begitu pun dengan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang pekan lalu mengumumkan laporan keuangan. Perusahaan yang dikenal dengan nama Blibli tersebut, juga mengalami rugi bersih sebesar Rp 5,5 triliun.
Sejumlah analis pasar modal menilai, kerugian yang dialami para emiten teknologi tersebut memang tidak bisa dihindari.
Kondisi itu dikarenakan, untuk membentuk ekosistem digital membutuhkan investasi yang tidak sedikit dan waktu yang tidak sebentar.
Related News
Tambah Modal, Garuda Indonesia (GIAA) Rights Issue 248,71 Miliar Saham
Medco Energi (MEDC) Terbitkan Obligasi USD300 Juta, Jatuh Tempo 2032
Anggota HSC, Emiten Permen Kenyal Siap Tebar Dividen Interim Rp126,75M
Kepemimpinan AMOR Solid, Siapkan Dividen Final Rp23 Per Saham
Pasang Target Rp2 Triliun, BSI (BRIS) Tawarkan Sukuk Mudharabah
Masuk OCBC NISP, Kini ada 16 Bank Penampung DHE SDA





