Go Green! Transjakarta Gandeng Anak Usaha BNBR Sediakan 3000 Bus Listrik
:
0
EmitenNews.com—PT Transjakarta menggandeng PT VKTR Teknologi Mobilitas/VKTR, anak perusahaan PT Bakrie & Brothers Tbk/BNBR, untuk mengubah bus diesel menjadi listrik sebagai upaya mengakselerasi penggunaan dan pembangunan ekosistem kendaraan berbasis listrik di Indonesia.
"Bus konvensional kemudian direkayasa melalui proses konversi oleh VKTR menjadi bus berteknologi motor listrik," kata Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Gilarsi W. Setijono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Hal itu ditandai dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tripartit dengan PT Transjakarta dan perusahaan Inggris yang bergerak di bidang pengembangan dan penyediaan electric powertrain solutions, Equipmake Limited.
Gilarsi mengatakan, di tahap awal, kerja sama ini menghasilkan purwarupa (prototype) bus retrofit, sekaligus menjadi awal dalam pelaksanaan program uji coba bus retrofit oleh PT Transjakarta.
"Kerja sama ini menetapkan Transjakarta sebagai pihak yang menyediakan bus konvensional dengan motor bakar (ICE . Internal Combustion Engine) bagi VKTR. Bus konvensional ini kemudian direkayasa melalui proses konversi oleh VKTR menjadi bus berteknologi motor listrik," kata Gilarsi.
Gilarsi menambahkan, sebagai bentuk keseriusan VKTR dalam upaya penguasaan teknologi dan pengembangan kendaraan listrik tanah air, pihaknya telah berinvestasi secara langsung di Equipmake Limited. Diketahui, perusahaan yang berpusat di Snetterton, Norfolk, Inggris ini bergerak di bidang teknologi pengembangan dan penyediaan electric powertrain untuk berbagai jenis kendaraan listrik.
"Bersama Equipmake, kami akan memproduksi bus retrofit yang akan digunakan dalam uji coba yang diperkirakan akan berlangsung selama tiga bulan kedepan ini," kata Gilarsi lagi.
VKTR nantinya akan melakukan pendataan terkait performa kendaraan mencakup efisiensi energi, jarak tempuh, serta kualitas dan kinerja baterai. VKTR juga akan menyediakan infrastruktur pengisian listrik yang diperlukan untuk mendukung pengoperasian bus retrofit tersebut.
Related News
DSSA Satu-Satunya Saham HSC RI di FTSE, Bakal Bertahan atau Terdepak?
RUPST Ultra Voucher (UVCR) Restui Dividen, ESOP dan MSOP
JSMR Bagi Dividen Rp1,13 Triliun, Yield 5,22 Persen, Cum Date 2 Juni
RATU Dapat Restu Akuisisi SMS, Pemilik 20 Persen PI Madura Strait PSC
AMMN Kembali Absen Bagi Dividen, Terima Pengunduran Diri Dua Petinggi
TPIA Klarifikasi ARB Beruntun Imbas Isu Margin Call di 4 Rekening Bank





