GOTO Macet di Rp50, Bos TLKM Buka Suara Perihal Sahamnya yang Nyangkut
:
0
Tangkapan Layar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan dalam sesi Konferensi Pers usai Public Expose Live TLKM, Senin (7/9/2026).
EmitenNews.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) akhirnya buka suara soal investasi Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang masih nyangkut atau mengalami floating loss hingga berkisar Rp5 triliun.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan dalam sesi Konferensi Pers usai Public Expose Live TLKM, Senin (7/9/2026) mengatakan investasi di GOTO adalah bagian dari strategi jangka panjang.
"Kami sampaikan bahwa investasi Telkomsel di GOTO merupakan bagian dari keputusan strategis jangka panjang yang berfokus pada optimalisasi potensi sinergis dan penciptaan nilai bagi Telkomsel. Pergerakan saham GOTO mencerminkan dinamika pasar dan tidak merepresentasikan manfaat strategis dari kemitraan tersebut," kata Daru.
Soal langkah ke depan, Daru menyebut Telkomsel akan mengevaluasi secara disiplin. Kerugian sementara itu terjadi karena harga saham GOTO tertahan di level Rp50 per saham sejak 4 Mei 2026.
"Ke depan, Telkomsel akan terus melakukan evaluasi secara disiplin terhadap kinerja investasi dan realisasi sinergi. Setip keputusan terkait investasi akan diambil secara prudent berdasarkan kajian yang komprehensif serta mengikuti prinsip data kelola dan mekanisme persetujuan yang berlaku," ujarnya.
Pada perdagangan Senin (7/9) siang, saham GOTO masih bertahan di Rp50. Saat ini Telkomsel menggenggam 23,72 miliar saham GOTO atau sekitar 1,99% dengan harga perolehan Rp270 per saham. Jika dihitung dari harga pasar saat ini, maka floating loss yang diderita mencapai Rp5,22 triliun.
Related News
Investasi Perdana Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Nyaris Rp1M
Ekuitas Minus, Rugi Beruntun, ini Nasib Right Issue Emiten Andry Hakim
Dibuang MSCI, Laba Emiten Semen ini Tumbuh 363 Persen
Aset Jumbo, Pendapatan INET Melangit Ribuan Persen
Ekuitas Meledak, Laba DOOH Melambung 954,95 Persen
Aset Tebal, Kuartal III SSMS Tuai Laba Jumbo





