Grup Barito Pesta Pora, Saham Prajogo Kompak Menghijau
:
0
PT Chandra Asri Pacific (TPIA), salah satu emiten Grup Barito yang bermarkas di Wisma Barito. Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Saham-saham yang di bawah Grup Barito milik Prajogo Pangestu terpantau kompak melesat ke zona hijau pada penutupan perdagangan Selasa (26/5/2026).
PT Barito Renewables Energy (BREN) memimpin pesta dengan performa bombastis yang naik 10,92 persen atau meningkat 260 poin ke level Rp2.640. Sepanjang perdagangan, BREN mencatatkan volumen transaksi sebanyak 211,8 juta lembar dengan nilai turn over mencapai Rp536,5 miliar.
Meski begitu, data perdagangan menunjukkan masih terdapat aksi take profit oleh investor asing dengan nominal tembus Rp191,6 miliar.
Menyusul peringkat pertama, ditempati oleh PT Chandra Asri Pacific (TPIA) dan holding grup PT Bartio Pacific (BRPT). Keduanya mencatatkan nilai transaksi harian masing-masing lebih dari Rp1 triliun.
TPIA melaju 7,65 persen ke level Rp1.900 meski dibayangi aksi jual asing sebesar Rp386,0 miliar. Sementara BRPT sukses menguat 5,07 persen ke level Rp1.555.
PT Petrosea (PTRO) tak mau ketinggalan, emiten jasa pertambangan itu tercatat menguat 4,46 persen menuju level Rp3.740. sementara PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) naik 3,91 persen ke posisi Rp505, dan PT Chandra Daya Investasi (CDIA) menyusul dengan kenaikan sebesar 2,72 persen di level Rp755.
Saham-saham Prajogo konsisten menutup sesi I dan II perdagangan dengan raport hijau.
IHSG Justru Ditutup Melemah
Adapun IHSG kembali melemah sebanyak 76,159 poin atau terkoreksi 1,23 persen ke level 6.130,190. Meski demikian, selama perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 6.286,872.
Sebanyak 241 saham menguat, 447 saham melemah, dan 133 lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan volume transaksi mencapai 24,882 miliar saham dan nilai turnover sebesar Rp18,098 triliun dari 1,96 juta kali transaksi. (*)
Related News
Ekadharma (EKAD) Bagi Dividen Rp31,44 Miliar, Cum Date 4 Juni 2026
Asing Net Sell Nyampe Rp1,60T, Emiten Hary Tanoe Pimpin Top Losers
Saham MAPB, INRU, hingga 4 Lainnya Ditetapkan FCA Baru!
Induk Wilmar & Sinar Mas (SMAR) Disebut Terseret Isu Invoicing Ekspor
Intip Grup Saratoga, TBIG dan MPMX Menguat Kala MDKA Tertekan
BISI Jadwal Dividen 40,99 Persen Laba, Tepatnya Rp26 per Lembar





