Grup Djarum (BELI) Geber MESOP 1,50 Miliar Saham, Harga Tebus Rp430
:
0
Pengurus blibli berbincang di sela-sela pelaksanaan paparan publik perseroan. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Emiten e-commerce Grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), mengumumkan pelaksanaan lanjutan program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) atau opsi program insentif saham bagi manajemen dan karyawan perusahaan. Perseroan menjalankan dua skema sekaligus, yakni Program MESOP III Tahap IV dan Program MESOP IV Tahap II.
Chief Corporate Secretary & Investor Relations Blibli, Eric Alamsjah Winarta dalam keterangannya pada Senin (2/3/2026) menetapkan periode pelaksanaan selama 30 hari kalender, mulai 15 Maret 2026 hingga 13 April 2026. Harga pelaksanaan (exercise price) ditetapkan Rp430 per saham untuk kedua program tersebut.
Adapun jumlah hak opsi yang dapat ditebus mencapai total 1.504.745.101 saham. Rinciannya:
- Program MESOP III Tahap IV: sebanyak-banyaknya 325.757.001 saham
- Program MESOP IV Tahap II: sebanyak-banyaknya 1.178.988.100 saham
Jika seluruh opsi dieksekusi pada harga Rp430 per saham, potensi dana yang masuk ke perseroan bisa mencapai sekitar Rp647,04 miliar.
Eric menyampaikan, apabila terdapat hak opsi yang belum dilaksanakan dalam periode ini, baik pada MESOP III maupun MESOP IV, maka hak tersebut masih dapat dieksekusi pada periode pelaksanaan berikutnya sesuai ketentuan program.
Program MESOP ini menjadi instrumen insentif jangka panjang bagi manajemen dan karyawan, sekaligus berpotensi menambah jumlah saham beredar apabila seluruh opsi ditebus.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi efek periode 31 Desember 2025, PT Global Investama yang beralamat di Tanjung Karang No. 11, Jati Kulon - Jati, Kudus, Jawa Tengah diketahui sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi kepemilikan sebesar 76,566%.
Diungkapkan juga, pemilik manfaat akhir dari kepemilikan atau ultimate benecial owner (UBO yaitu Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono.
Related News
SMBC Indonesia (BTPN) Perkuat Fondasi Bisnis, CASA Melonjak 37 Persen
Produksi CPO Naik, Pendapatan TLDN Tumbuh Jadi Rp2,71T di Semester I
Laba GGRM Meledak 2.440 Persen Jadi Rp2,98 Triliun di Semester I 2026
Laba RAJA Melonjak 88 Persen Semester I, Ini Tiga Mesin Pendorongnya
Laba Bersih ULTJ Melonjak 72,5 Persen YoY Tembus Rp1,04T di Q2-2026
ADMG Berbalik Cetak Laba USD5,66 Juta pada Semester I 2026





