Grup Sinarmas (SMMA) Tawarkan Obligasi Rp1,05T Bunga 8%, Ini Jadwalnya
Logo usaha SMMA
EmitenNews.com - PT Sinar Mas Multiartha Tbk.(SMMA) kembali melanjutkan program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III dengan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2025 senilai Rp1,05 triliun. Penerbitan ini merupakan bagian dari total target dana penghimpunan sebesar Rp5 triliun dalam rangkaian PUB tersebut.
Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan tiga tahap obligasi senilai total Rp2,6 triliun yang terdiri atas Tahap I Tahun 2024 sebesar Rp1,5 triliun, Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp800 miliar, dan Tahap III Tahun 2025 sebesar Rp300 miliar.
Obligasi Tahap IV ini ditawarkan dengan nilai 100% dari pokok obligasi dan tingkat bunga tetap 8,00% per tahun. Instrumen ini memiliki tenor lima tahun, dengan pembayaran bunga setiap triwulan. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 23 Januari 2026, sementara pembayaran terakhir sekaligus pelunasan pokok jatuh tempo pada 23 Oktober 2030.
Manajemen SMMA dalam prospektus yang diterbitkan Senin (6/10) menyebutkan, dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan, sekitar Rp896,4 miliar digunakan untuk melunasi pokok dan bunga ke-20 Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun 2020 Seri B.
Sekitar Rp103,5 miliar untuk melunasi pokok serta bunga ke-3 dan ke-4 Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun 2025 Seri A.
Sedangkan sisanya akan dipakai sebagai modal kerja, meliputi beban operasional, pemasaran, pengembangan usaha, dan kebutuhan kegiatan usaha lainnya.
Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating Indonesia (KRI), obligasi ini mendapat peringkat “irAA” (Double A) yang mencerminkan prospek kemampuan pembayaran kewajiban keuangan yang kuat.
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, PT Sinarmas Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk menjadi penjamin pelaksana non-terafiliasi
Adapun jadwal pelaksanaan penawaran umum adalah sebagai berikut:
Tanggal Efektif: 28 Maret 2024
Masa Penawaran Umum: 16–20 Oktober 2025
Penjatahan: 21 Oktober 2025
Pengembalian Dana Pemesanan dan Distribusi Obligasi: 23 Oktober 2025
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 24 Oktober 2025
Related News
Komisaris Indospring (INDS) Tampung Beli 100 Ribu Saham Kala Harga ARB
Gugatan PKPU Sudah Dicabut, TAMU Pastikan Operasional Aman
Tembus Rp1,47T, Laba Astra Agro (AALI) Melonjak 28,25 Persen di 2025
OJK Bongkar Kasus Transaksi Semu Saham IMPC 2016, Ini Kronologisnya
Bos NTBK Jual Berturut 50 Juta Saham, Total Nilai Rp4,6 Miliar
Dalam Proses Akuisisi, Pengendali DPUM Diam-Diam Jual 25 Juta Saham





