MSTI Bagi Dividen Final Rp106/Lembar, Yield Capai 7,54 Persen
:
0
Potret Presdir MSTI, Eddy Anthony (Tengah) bersama dua manajemen lain PT Mastersystem Infotama Tbk. (MSTI). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Mastersystem Infotama Tbk. (MSTI) mengetuk palu persetujuan pembagian dividen tunai final tahun buku 2025 sebesar Rp106 per saham. Keputusan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham di Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026.
Eddy Anthony, Presiden Direktur sekaligus salah satu pendiri PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI), menyatakan total dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp122 per saham.
“Sebesar Rp 122 (seratus dua puluh dua Rupiah) per saham ditetapkan untuk dibagikan kepada pemegang saham perseroan sebagai Dividen tunai untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,” jelasnya mengutip hasil RUPS.
Setelah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp16 per saham yang sudah dibayarkan 23 Desember 2025, sisa dividen tunai final yang akan diterima pemegang saham sebesar Rp106 per saham. Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat nengacu pada Cumulative Date 9 Juni 2026 dan pembayaran dilakukan 25 Juni 2026.
Dengan harga saham MSTI di Rp1.405, dividen final Rp106 mencerminkan dividend yield sebesar 7,54%. Perseroan menggunakan laba bersih 2025 sebesar Rp649,08 miliar untuk pembagian dividen ini.
Sebagai informasi tambahan, PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) sendiri merupakan perusahaan penyedia solusi teknologi informasi yang fokus pada system integration, IT infrastructure, dan cloud services. Didirikan pada 1994, MSTI melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 November 2023.
Perseroan melayani berbagai sektor industri termasuk perbankan, telekomunikasi, dan pemerintahan dengan prinsip customer-centric dan end-to-end solution.
Related News
Tempo Scan Pacific (TSPC) Ungkap Rencana Bentuk Perusahaan Patungan
Dirut Absen, Liqun Borong Saham KOKA dari Tiga Investor
DEWA Bidik Pendapatan Baru dengan Dirikan 3 Perusahaan
Lego Jutaan Saham OASA, ini Klaim Bos Maharaksa Energi
Ekspansi Bali, RISE Bangun Resort Mewah Rp1 Triliun
Mulai 20 Juli, ASII Eksekusi Buyback Rp8 Triliun





