GTBO Nihil Penjualan di 1H26, Sahamnya Aktif Lagi, Sandang 3 Notasi
:
0
Alat berat tengah beraksi di area tambang GTBO. Foto: GTBO
EmitenNews.com - PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) akhirnya terbebas dari jerat suspensi. Kendati demikian, dalam laporan kinerja keuangan hingga semester I 2026, GTBO tidak meraup sepeser pun penjualan.
Dari laporan keuangan konsolidasian GTBO, perseroan membukukan nihil penjualan, berbanding terbalik dari perolehan tahun lalu sebesar USD7,49 juta. Namun, dari sisi beban pokok penjualan justru tetap berjalan sebesar USD1,30 juta.
Hal itu dipengaruhi oleh dua lini penjualan ekspor maupun lokal yang mengalami stagnansi. Kejadian itu berbanding terbalik dari tahun 2025, di mana untuk eskpor, Asia Green Energy Public Co Ltd masih menyumbang 60 persen penjualan, dan lokal dari PT Niaga Energi Dunia menyumbang sebesar 40 persen.
Di operasional juga terdapat kenaikan dari beban usaha menjadi USD1,62 juta, naik 236 persen YoY dari periode sama tahun lalu sebesar USD481 ribu. Selain itu, kinerja bottom-line makin tergerus oleh beban lain-lain berupa Surat Ketetapan Pajak sebesar USD4,56 juta.
Alhasil, GTBO membukukan rugi bersih periode berjalan sebesar USD7,06 juta di semester I 2026, melonjak 735,14 persen dari rugi tahun lalu USD845,81 ribu.
Menilik neraca, pos utang pajak GTBO membengkak dari USD1,15 juta menjadi USD16,50 juta. Hal itu mendorong liabilitas naik 199,06 persen jadi USD22,39 juta dari USD7,48 juta. Sedangkan ekuitas tercatat menurun jadi USD22,95 juta dari USD41,83 juta.
Meski telah dibuka aktivitas perdagangan sahamnya, data Stockbit menunjukkan harga sahamnya stagnan di level 170. Di samping itu, GTBO juga menyandang tiga notasi khusus yakni S, Y, X.
Related News
ERAA Siapkan Rp500 Miliar Buat Buyback, Saham Melambung di Sesi I
DKFT Jadwal Dividen Rp406,24 Miliar, Cum Date 11 September
Emiten Konglo Grup Bakrie dan 1 Saham Sempat ARA Ini Keluar dari FCA
5 Saham Baru Terbebas Suspensi BEI: 2 Melejit, 2 Ambruk, Sisanya Flat
Entitas Asing Borong Saham JSMR, Kini Di Atas 5 Persen Totalnya
6 Saham Terbang Kompak Terjerat UMA BEI, 4 Langsung Menukik!





