EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan 6 saham masuk kategori Unusual Market Activity atau UMA. 

Enam saham yang terpantau tengah naik kencang itu, BEI menerapkan sorotannya pada saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES), PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO), PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) dan PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI).

Endra Febri Styawan Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya (2/9) menegaskan, pengumuman UMA bukan berarti ada pelanggaran.

"Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tuturnya.

4 Saham Langsung Kritis Usai Diumumkan UMA

Berdasarkan pantauan pada pembukaan perdagangan Kamis (3/9/2026), 4 dari 6 saham UMA langsung anjlok tajam pada 09.30 WIB.

1. BELI anjlok ke level Rp358, turun 48 poin atau -11,82%

2. SQMI terkoreksi ke level Rp93, turun 8 poin atau -7,92%

3. PIPA turut terpangkas di level Rp200, turun 12 poin atau -5,66%

4. KKES mengekor ambles di level Rp91, turun 3 poin atau -3,19%