Hadiri Rapat di DPR Esok, Rumornya Prabowo akan Bicara Badan Ekspor
:
0
Salah satu momen Presiden Prabowo Subianto di DPR. Dok. Sekretariat Kabinet.
EmitenNews.com - Presiden Prabowo Subianto bakal menghadiri Rapat Paripurna ke-19 DPR Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Rabu (20/5/2026). Malah, Prabowo bakal menyampaikan pidato dalam salah satu agenda rapat paripurna tersebut, yakni penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.
"Rencananya seperti itu ya. Jadi, untuk penyampaian kerangka ekonomi makro, terus juga pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan disampaikan langsung oleh Presiden," ujar Wakil Ketua DPR Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Kehadiran kepala negara dalam agenda tersebut menjadi sorotan, karena penyampaian KEM-PPKF pada tahun-tahun sebelumnya umumnya diwakili oleh Menteri Keuangan. Menariknya, rapat paripurna ke-19 DPR Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Rabu (20/5/2026) itu, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Kabarnya kehadiran Presiden dalam rapat itu, sekaligus untuk memaparkan rencana pembentukan badan khusus ekspor komoditas strategis, yang malah memicu pelemahan indeks harga saham gabungan seperti diungkapkan Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, di Jakarta, Selasa.
"IHSG melemah akibat tekanan jual setelah beredarnya rumor bahwa pemerintah berencana untuk mengatur ekspor komoditas melalui satu badan khusus bentukan negara," ujar Ratna Lim.
Sejumlah komoditas strategis yang dirumorkan akan diatur melalui badan khusus tersebut, di antaranya batu bara, Crude Palm Oil (CPO) hingga mineral logam. Dari rumor yang beredar, eksportir diwajibkan menjual komoditas tertentu ke Badan Khusus tersebut untuk selanjutnya diekspor ke pembeli luar negeri.
Namun di kalangan pelaku pasar, rumor ini dikhawatirkan menambah tekanan terhadap emiten tertentu di pasar modal, menambah birokrasi ekspor, hingga menekan margin perusahaan.
Investor khawatir badan khusus ekspor komoditas strategis itu, kalau benar terbentuk, berpotensi mengendalikan harga jual yang dapat berdampak pada penurunan marjin laba perusahaan.
Seperti ditulis Antara, rumor ini juga dikaitkan dengan rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR, yang akan menyampaikan pidato tentang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 pada Rabu (20/5/2025).
Menteri Prabowo Merespon Soal Pembentukan Badan Ekspor
Related News
Astra Kirim 5.000 Paket Sembako hingga Starlink ke NTT
Gempa Bumi NTT M 7,7, Korban Tewas Capai 68 Jiwa, 4.541 Rumah Rusak
TelkomGroup Sediakan Internet Gratis hingga Bagi-Bagi SIM Card di NTT
HUT ke-81 RI, Bank BSN Bawa Semangat Solidaritas Masyarakat NTT
Pasca Gempa M 7,7 NTT, 86 Persen BTS Pulih
Polisi Bongkar Jaringan Warga India, Olah Emas Ilegal Rp3T Per Bulan





