Hanya Butuh Rp300 M Buat Naik Kelas, IBK Bank Andalkan Laba
IBK Bank. FOTO-DOK PT Bank IBK Indonesia Tbk
EmitenNews.com - Emiten bank kecil tengah dicecar Bursa Efek Indonesia (BEI) soal rencana penghapusan KBMI 1 oleh OJK. Tak terkecuali PT Bank IBK Indonesia Tbk alias IBK Bank.
Sejatinya, IBK Bank punya modal inti Rp5,7 triliun per 30 September 2025. Artinya, dengan minimal Rp300 miliar, maka IBK Bank bisa naik kelas ke KBMI 2 yang menyaratkan modal inti minimal Rp6 triliun.
Nah atas pertanyaan BEI, IBK Bank melalui Direktur Utama Oh In Taek dan Direktur Edwin Rudianto merespons rencana OJK tersebut. Dalam surat itu, IBK Bank menegaskan senantiasa akan mengikuti ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain itu, IBK Bank akan menyesuaikan apabila telah terdapat ketentuan OJK yang mengatur terkait hal tersebut.
Mengingat kekurangan modal inti perseroan hanya Rp300 miliar untuk naik kelas, IBK Bank menetapkan strategi pemenuhan penambahan modal melalui modal organik. Maka, harapannya penambahan modal perseroan akan terpenuhi Rp6 triliun setelah tahun 2026, yang diperoleh dari estimasi laba tahun 2025 sebesar Rp210 miliar dan proyeksi laba tahun 2026 sesuai RBB sebesar Rp210 miliar.
Adapun IBK Bank menegaskan timeline penguatan modal akan menunggu setelah ada peraturan lebih lanjut dari regulator. (*)
Related News
Makin Bengkak, Sepanjang 2025 JGLE Defisit Rp815 MiliarĀ
Perkuat Modal, NICE Tarik Pinjaman dari Bank UOB Rp100 Miliar
Tumbuh Minimalis, BRIS 2025 Tabulasi Laba Rp7,56 Triliun
Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Peran Sebagai Mitra Pemerintah
CBDK Raup Marketing Sales Rp430 Miliar, Ini Segmen Penyumbang Terbesar
Pasok Energi, PTBA Perkuat Ekosistem Hilirisasi Bauksit





