EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) resmi mengumumkan perubahan alokasi dana sisa hasil IPO dengan mempertebal kantong modal kerja menjadi Rp589,64 miliar, meningkat dari rencana awal sebesar Rp465,89 miliar.

Sebaliknya, alokasi untuk penyediaan ruang pada infrastruktur kota, sosial dan bangunan kepariwisataan dipangkas menjadi Rp139,23 miliar dari Rp262,98 miliar. Sementara investasi alat produksi konstruksi dan pengembangan teknologi informasi tetap di angka Rp80,98 miliar.

Selain memututkan perubahan alokasi dana, WEGE juga merombak jajaran manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar Selasa (12/5).

Para pemegang saham menyetujui menunjuk Mahendra Vijaya sebagai direktur utama yang baru menggantikan Hadian Pramudita. Sekaligus mengangkat Bambang Riswanda sebagai Komisaris Utama. Lebih lengkap sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Bambang Riswanda
  • Komisaris: Alwandi Syam
  • Komisaris: Danis Hidayat Sumadilaga
  • Komisaris Independen: Joseph Prajogo
  • Komisaris Independen: Taufan Gestoro

Direksi:

  • Direktur Utama: Mahendra Vijaya
  • Direktur Operasi: Tomo Dwi Hasputro
  • Direktur Keuangan, Human Capital, & Manajemen Risiko: Rohandi
  • Direktur QHSE & Pemasaran: Wahyu Hadi Prasetyo

Pada perdagangan Rabu (13/5/2026), saham WEGE ditutup melemah 1,82 persen atau turun 1 poin ke level Rp54,00.