EmitenNews.com - Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 5% menjadi USD91 per barel pada hari Senin, melanjutkan penurunan pekan lalu seiring dengan semakin besarnya harapan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran.

Berbagai laporan menunjukkan bahwa dicapainya kesepakatan dapat mengarah pada pembukaan kembali Selat Hormuz, mengakhiri permusuhan, pelepasan beberapa aset Iran yang dibekukan, dan pembicaraan tambahan yang berfokus pada pembatasan program nuklir Teheran.

Namun, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan tetap memberlakukan blokade Selat Hormuz hingga kesepakatan formal tercapai. Trump menyatakan dirinya tidak akan "terburu-buru" mencapai kesepakatan.

Pembukaan kembali Selat Hormuz sepenuhnya diyakini akan membantu secara signifikan perekonomian utama Asia dan dapat mendorong harga minyak turun secara substansial, mengingat jalur air tersebut mengangkut sekitar seperlima pengiriman minyak dan LNG global.

Konflik Iran dan blokade ganda Hormuz telah sangat mengganggu pasar energi global, memaksa produsen Timur Tengah untuk menghentikan produksi minyak mentah jutaan barel per hari.(*)