Hary Tanoe Pamit, OJK Beri Pernyataan Efektif Right Issue MNC Digital (MSIN)
:
0
EmitenNews.com—Setelah baru-baru ini mengumumkan rencana untuk melakukan penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu “HMETD” pada November 2022, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengumumkan bahwa per 2 Februari 2023, pernyataan pendaftaran untuk penambahan modal melalui HMETD Perseroan telah resmi dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perseroan akan menerbitkan 1.144.440.000 saham baru, dimana setiap pemegang 10 (sepuluh) saham yang namanya tercatat sebagai pemegang saham Perseroan pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 10 Februari 2023 berhak mendapatkan 1 (satu) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Untuk Setiap 1 (satu) HMETD diberikan kebebasan untuk membeli 1 (satu) saham baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp4.900 per saham yang harus dibayar lunas pada saat pengajuan perintah pelaksanaan HMETD.
Dana yang dihasilkan akan digunakan untuk pelunasan terhadap sebagian atau seluruh pembayaran atas surat sanggup kepada Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) & MNC Vision Networks Tbk (IPTV), untuk proses akuisisi RCTI+, 7 portal umum dan berita, dan Vision+ dengan total nilai Rp3,38 triliun.
Ekspansi bisnis keberlanjutan Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada potensi aliansi dan/atau kerja sama dengan pihak ketiga, demi meningkatkan cakupan operasional Perseroan diluar Indonesia.
Modal kerja untuk meningkatkan output konten yang dihasilkan oleh Perseroan, dalam bentuk video, audio, artikel/text, game, dll untuk seluruh platform yang ada dibawah naungan Perseroan dan dengan secara berkelanjutan memperkaya fitur - fitur yang ada di dalam platform tersebut.
Related News
Hibah Lahan Meikarta ke Negara Bukan Rp6 Triliun, Segini Angkanya
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1





