EmitenNews.com - Pertamina Geothermal Energy (PGEO) menggeber management and employee stock option program (MESOP) senilai Rp165,87 miliar. Itu dengan melepas 210.776.497 helai alias 210,77 juta lembar. MESOP itu, dibanderol dengan harga rata-rata Rp857,66 per eksemplar. 

Berdasar skenario, program MESOP akan digelar sepanjang 30 hari. Tercatat efektif mulai sejak Selasa, 24 Februari 2025. Pelaksanaan MESOP itu terbagi menjadi tiga tahap. Yaitu, tahap I dengan hak ospi 129.120.234 helai dengan harga pelaksanaan Rp648 per saham senilai Rp83,66 miliar.

Tahap II sebanyak 55.355.954 saham Rp1.087 per lembar sebesar Rp60,17 miliar. Dan, tahap III sebanyak 26.300.309 lembar dengan harga Rp838 per saham sejumlah Rp22,04 miliar. ”Hak opsi yang belum dilaksanakan dapat dilaksanakan pada periode pelaksanaan berikutnya,” tegas Kitty Andhora, Corporate Secretary Pertamina Geothermal Energy. 

Sepanjang perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, saham PGEO tergerus 25 poin alias 2,07 persen menjadi Rp1.180. Dalam tempo terakhir, saham anak usaha Pertamina itu, terpotong 360 poin atau 23,38 persen dari edisi 14 Agustus 2025 di level Rp1.540 per lembar. (*)