EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO), PT Globe Kita Terang Tbk ( GLOB), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) terkait pergerakan harga saham perseroan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang - undangan di bidang Pasar Modal," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dan
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, mengungkapkan Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham SICO, GLOB, dan BSML, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Pada penutupan sesi I perdagangan, Senin (25/4/2022) siang ini, saham PT Sigma Energy Compressindo Tbk ( SICO) terpantau ditutup melemah -6,25% atau turun -9 point di harga Rp135 per saham.
Related News
Peduli Karhutla di Kalimantan, CBI Group-SSMS Perkuat Logistik Pemadam
Teken MRA, PT PP (PTPP) Masuki Proses Penting Penguatan Fundamental
Peringkat Terjun Bebas, Rasio NPL BJBR Mengkhawatirkan
Bank Jago (ARTO) Tegaskan Komitmen ini
Pasar Menggeliat, Penjualan Mobil Astra (ASII) Melenting 13 Persen
Gudang Garam (GGRM) Akui Bandara Dhoho Belum Kasih Cuan, Capex Distop





