EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO), PT Globe Kita Terang Tbk ( GLOB), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) terkait pergerakan harga saham perseroan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang - undangan di bidang Pasar Modal," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dan
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, mengungkapkan Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham SICO, GLOB, dan BSML, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Pada penutupan sesi I perdagangan, Senin (25/4/2022) siang ini, saham PT Sigma Energy Compressindo Tbk ( SICO) terpantau ditutup melemah -6,25% atau turun -9 point di harga Rp135 per saham.
Related News
Penjualan Naik 25,5 Persen, CLEO Fokus Pertumbuhan Dobel Digit
Caplok 66,58 Persen, Nawasena Siap Tender Wajib Saham IDEA
Berkat Ledakan Segmen ini, Laba dan Pendapatan BELL Naik Signifikan
Tertatih Jalani Era Rp1, Berikut Rapor Emiten Hary Tanoe Kuartal III
Kabar Gembira! META akan Bagikan Dividen Rp60,6 Miliar, Cek Jadwalnya
Layanan Maklon dan Toll Manufacturing Global PYFA Diakui





