EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham salah satu emiten yaitu PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC).Pasalnya ada indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham APIC yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).
Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA (Unusual Market Activity) pada tanggal 19 Januari 2022 atas perdagangan saham APIC. Kemudian ada juga UMA (Unusual Market Activity) pada tanggal 20 September 2021 atas perdagangan saham APIC.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 17 Juni 2022 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) terkait penyampaian bukti iklan panggilan RUPS dan pemanggilan rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa.
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham APIC, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa."tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Jumat (24/6).
Pada pembukaan perdagangan hari ini Jumt (24/6) saham APIC naik Rp10 atau 0,952 persen menjadi Rp1.050 per saham
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS.
"Investor juga diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,"tegasnya.
Related News
Saham Emiten Hermanto Tanoko (AVIA) Diborong Entitas Afiliasi Rp10M
ROTI Tebar Dividen Jumbo Rp450 Miliar, Yield Tembus 10 Persen!
Tembus Rp491,6 Triliun, Kredit Infrastruktur BMRI Melejit Double Digit
Didominasi Proyek Pemerintah, Kontrak Baru PTPP Tembus Rp3,87T
ERAL–Pan Asia Bentuk Joint Venture, Garap Bisnis LED dan Videotron
Aset Bertumbuh, DKHH Catat Laba Rp6 Miliar di 2025





