Hingga April 2026 QRIS Digunakan 45 Juta Merchant, Mayoritas UMKM
:
0
Deputi Gubernur BI Aida S Budiman di acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) di Yogyakarta, Jumat (22/5).(Foto: BI)
EmitenNews.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, Bank Indonesia meningkatkan inklusi dan literasi keuangan dari dua arah. Pertama, melalui pengembangan instrumen pasar uang yang memperluas pilihan investasi bagi masyarakat dan korporasi. “Supaya investor mau menanam modalnya di Indonesia dan masyarakat tetap memegang aset dalam Rupiah,“ jelasnya.
Kedua, mendorong inovasi sistem pembayaran digital antara lain melalui QRIS yang membuat transaksi serta akses ke produk keuangan dan investasi semakin cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Aida mengungkapkan hingga April 2026 QRIS telah digunakan oleh 63 juta pengguna dan lebih dari 45 juta merchant, "Mayoritas dari merchant QRIS itu merupakan UMKM," paparnya ketika menyampaikan sambutan di acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) di Yogyakarta, Jumat (22/5).
Acara ini dihadiri oleh Menteri Keuangan, Ketua Dewan Komisioner OJK, Ketua Dewan Komisioner LPS, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Rektor Universitas Gadjah Mada.
Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS terus memperkuat literasi keuangan generasi muda di tengah tingginya dinamika ekonomi global yang dipenuhi berbagai tantangan dan pesatnya transformasi digital. Kondisi tersebut secara tidak langsung dapat memengaruhi finansial masyarakat, tidak terkecuali generasi muda.
Untuk itu Aida menekankan literasi keuangan bukan sekadar memahami produk keuangan atau investasi, tetapi membangun kemampuan mengambil keputusan finansial yang bijak dan berkelanjutan.
Di tengah dinamika global tersebut, Bank Indonesia memastikan setiap kebijakan yang ditempuh diarahkan untuk memperkuat stabilitas sekaligus tetap mendorong pertumbuhan ekonomi, di antaranya melalui peningkatan inklusi dan literasi keuangan.
Terkait dengan itu, Aida mengajak generasi muda agar paham digital, selalu tumbuh, dan matang finansial. “Harus cerdas, cermat, dan cuan dalam memilih portofolio investasi," pungkasnya.(*)
Related News
Indonesia Tawarkan Bioenergi Sawit B50 di Forum Bisnis Rusia
Daftar WLKP Wajib Bagi Perusahaan Mitra MagangHub 2026
IMF Pangkas Pertumbuhan Timteng ke 0,7 Persen Dampak Penutupan Hormuz
Tanggul Banjir Rob Jakarta Rampung 2027, Pusat Bisnis Terlindungi
Amankan Listrik, ESDM Tugasi Badan Usaha Pasok 212 Juta Ton Batubara
Intip! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan





