Hutama Karya Bakal Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp1,31 Triliun di Awal 2022
:
0
EmitenNews.com - PT Hutama Karya (Persero) akan menawarkan obligasi dan sukuk dengan total nilai Rp 1,31 triliun di awal Januari. Perusahaan konstruksi pelat merah ini menerbitkan obligasi dan sukuk masing-masing dalam tiga seri.
Perusahaan BUMN ini akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 total Rp 1 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya dengan total nilai Rp 2 triliun. Pada tahap pertama, Hutama Karya telah menerbitkan obligasi total Rp 1 triliun.
Hutama Karya menawarkan tiga seri obligasi. Obligasi Seri A memiliki nilai pokok Rp 81 miliar. Obligasi dengan tenor tiga tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 6,5% per tahun.
Obligasi seri B memiliki nilai pokok Rp 176 miliar. Obligasi dengan tenor lima tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 7,75% per tahun.
Obligasi seri C memiliki nilai pokok Rp 742,5 miliar. Obligasi dengan tenor tujuh tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 8,25% per tahun.
Hutama Karya menawarkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 dengan nilai Rp 313 miliar. Sukuk ini merupakan bagian dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya dengan total nilai Rp 1 triliun. Pada tahap pertama, HK telah menerbitkan sukuk dengan nilai Rp 500 miliar.
Sukuk Hutama Karya tahap kedua ini juga menawarkan tiga seri. Sukuk Seri A memiliki nilai pokok Rp 138,25 miliar. Sukuk dengan tenor tiga tahun ini menawarkan tingkat imbal hasil 6,5% per tahun.
Sukuk seri B memiliki nilai pokok Rp 105,26 miliar. Sukuk dengan tenor lima tahun ini menawarkan tingkat imbal hasil 7,75% per tahun.
Sukuk seri C memiliki nilai pokok Rp 69,49 miliar. Sukuk dengan tenor tujuh tahun ini menawarkan tingkat imbal hasil 8,25% per tahun.
Obligasi dan sukuk ini mendapatkan peringkat idA dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Hutama Karya menunjuk empat penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk, yakni BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia.
Related News
Pramono Tawarkan 37 Proyek Jakarta Senilai Rp115 Triliun di U20
Pejabat Fed Sinyalkan Bunga Naik, Dolar Berpotensi Tekan Rupiah
Emas Stabil di Atas USD4.350 Seiring Penurunan Harga Minyak
Efek Positif Sektor AI Tahan Kontrak Berjangka Saham AS
Pembicaraan AS-Iran Buat Harga Minyak Makin Anjlok
Kejar Aset Kewajiban BLBI, Pemerintah Siapkan Sejumlah Strategi





