EmitenNews.com - IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan ditutup merah pada perdagangan sesi I, Jumat (5/6/2026). Pelemahan ini terjadi seiring saham big bank yang juga ikut ambruk dan memerah.

Berdasarkan pantauan melalui RTI Business sekitar 13.45, terpantau anjlok hingga 2,53% atau berkurang 147,62 poin ke posisi 5.692,15. Tercatat sebanyak 588 saham bergerak turun, 111 saham menguat, dan 109 lainnya bergerak stagnan.

Jika dihitung, total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp21,08 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 25,25 miliar lembar saham.

Seiring melemahnya IHSG, saham big bank atau di sektor perbankan serempak ‘kebakaran’ dengan tanda memerah.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin kejatuhan sektor ini dengan koreksi paling agresif, yakni ambles sebesar 5,53% ke harga Rp5.125 per lembar saham.

Disusul di posisi selanjutnya, ada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terpuruk 4,09% ke level Rp3.280 per saham. Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga ikut terpangkas 2,52% ke posisi Rp3.870 per saham.

Tidak ketinggalan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ikut menderita pelemahan sebesar 2,14% dan terdampar di level Rp2.750 per saham dengan nilai transaksi mencapai Rp492 miliar.

Saham-saham perbankan tersebut sepanjang perdagangan bergerak di zona merah, bahkan sejak pagi hari kala pembukaan pasar.

Meski demikian, indeks sempat menyentuh level tertingginya di 5.860,67 sebelum akhirnya terus meluncur jatuh hingga menyentuh level terendah di 5.673,92.